Pemkot Bandar Lampung

Retribusi Sampah DLH Bandar Lampung Tahun 2024 Capai 96 Persen

DLH Pemkot Bandar Lampung mengklaim realisasi retribusi sampah tahun 2024 lalu mencapai 96 persen.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra
REALISASI RETRIBUSI SAMPAH - Plh Kepala DLH Bandar Lampung Veni Devialesti saat diwawancarai terkait realisasi retribusi sampah di Pemkot setempat, Jumat (31/1/2025). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar LampungDinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Bandar Lampung mengklaim realisasi retribusi sampah tahun 2024 lalu mencapai 96 persen.

Dengan persentase itu, retribusi sampah DLH Pemkot Bandar Lampung telah menyumbang Rp 13,98 miliar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota setempat.

Plh Kepala DLH Pemkot Bandar Lampung, Veni Devialiesti mengatakan, realisasi retribusi sampah tahun 2024 hampir mencapai target yang ditentukan.

“Untuk realisasi retribusi sampah Kota Bandar Lampung pada tahun 2024 lalu hampir mencapai target,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).

“Kita berhasil dengan pencapaian Rp 13,98 miliar dari target yang ditentukan Rp 14,5 miliar. Persentasenya sekitar 96 persen,” terusnya.

Dalam hal ini, ia menjelaskan, sampah yang dikenakan retribusi bervariasi tergantung pada jenis-jenis usahanya.

Pihaknya juga memperhatikan volume sampah yang dihasilkan serta luas bangunan pada objek sampah tersebut berada.

“Untuk retribusi sampah harian, tarif yang dikenakan untuk masyarakat mulai dari Rp 2-3 ribu per hari,” sebutnya.

“Sementara usaha dengan volume sampah lebih besar seperti kantor dan hotel, tarif retribusi bisa mencapai kisaran Rp 4 juta per bulan,” tandasnya.

Sebelumnya, DLH Pemkot Bandar Lampung mengaku bisa mengangkut sampah seberat 700 hingga 800 ton dalam per hari.

“Sampah yang diangkut DLH Pemkot Bandar Lampung sampai di TPA Bakung itu per hari bisa mencapai 700-800 ton,” ujarnya, Selasa (29/10/2024).

“Bisa dibayangkan begitu banyaknya sampah yang apabila tidak kita tangani bersama-sama tentunya akan menyebabkan banjir,” terusnya.

Ia menjelaskan, sampah-sampah tersebut diangkut dari titik TPS yang ada di Bandar Lampung dan berakhir di TPA Bakung.

“Petugas dari DLH Lampung Barat tiap harinya rutin melakukan pengangkutan sampah-sampah tersebut,” tandasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved