Berita Lampung
Pengecer Dilarang Jual Gas Subsidi, Pemilik Warung di Bandar Lampung Pasrah
Sejumlah pemilik warung di Bandar Lampung mengaku pasrah atas aturan larangan pengecer jual gas subsidi atau gas elpiji 3 kilogram.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Noval Andriansyah
"Naikan aja harganya asal jangan langka seperti ini, bila perlu hapus saja subsidinya asal tersedia gasnya yang 3 kg."
"Bayangkan kalau ibu-ibu mau bawa gas yang berat apakah mampu bawanya, karena gas ini kebutuhan ibu-ibu, jarang laki yang mau nukar-nukar gas ini," tegasnya.
Dia berharap pemerintah bijak dalam mengambil kebijakan dan berpihak kepada rakyat.
"Kalau begini kan susah di Jakarta itu sampe antri kan kasian, seharunya bijaklah pemerintah, pejabat-pejabat itu berpikir gimana kalau mereka di posisi kami harus mengantri harus menunggu, kalau tidak ada gas gimana."
"Misal, kita mau bikinin anak sarapan karena mau buru-buru ke sekolah terus harus antri di pangkalan yang jauh, akhirnya tidak keburu dan anak tidak sarapan, ini tidak berpihak sama sekali," ucapnya.
Dia berharap gas LPG 3 Kilogram kembali tersedia seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Semoga kesedian gas ini lancar seperti dulu di awal-awal, tidak apa-apa mahal asal barangnya ada," pungkasnya.
Terpisah pangkalan di jalan RA, Rasid Bandar Lampung menyampaikan di pangkalannya masih ada ketersedian gas LPG 3 kg.
"Gas LPG 3 kg masih, tapi kami jual hanya untuk satu orang maksimal 2 gas saja, sejauh ini masih lancar kalau di sini," kata penjaga pangkalan gas yang enggan disebut namanya.
Dia menyebut, pengiriman gas LPG 3 kg dilakukan 1 minggu sekali oleh agen.
"Kami sih terima 1 minggu sekali dari distributor dan pangkalan kami ini masih baru, sejauh ini sih lancar-lancar aja kesedian gas masih ada," katanya.
Terkait HET gas LPG 3 kg di pangkalan, kasir itu mengaku Rp 20 ribu.
"Kami jual Rp 20 ribu mas, tapi satu orang boleh tukar maksimal dua, gak boleh lebih," tandasnya.
( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama )
Tribun Lampung Bakal Gelar Even RUN Lampung 10K 2025, Total Hadiah Puluhan Juta |
![]() |
---|
Pelaku Curanmor di Tanggamus Acungkan Sajam ke Warga |
![]() |
---|
Bakrie Power Minat Investasi Energi Baru Terbarukan di Lampung |
![]() |
---|
Rumah Kebakaran di Pringsewu, Mobil Damkar Baru Datang 1 Jam Kemudian |
![]() |
---|
Stok Beras Gudang Bulog Lampung 150.000 Ton, Bisa Bantu Jambi dan Bengkulu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.