Berita Lampung

PT Prima Alumga di Mesuji Diteror Massa, Serikat Pekerja Minta Polisi Berikan Perlindungan

PUK F SP PP-SPSI menuntut pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan terhadap karyawan PT Prima Alumga.

Tayang:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
MINTA PERLINDUNGAN POLISI - Pengurus Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (PUK F SP PP -SPSI) saat lakukan audiensi di Mapolres Mesuji pada 12 Februari 2025. Serikat pekerja minta perlindungan polisi karena diteror massa. 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Pengurus Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (PUK F SP PP-SPSI) menuntut pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan terhadap karyawan PT Prima Alumga yang ada di Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Ketua PUK F SP PP-SPSI Provinsi Lampung Hasan mengatakan untuk saat ini karyawan yang ada di PT Prima Alumga sedang merasa terancam atas aksi teror yang dilakukan oleh oknum massa yang merusak dan membakar.

"Untuk itu kami meminta kepada pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan, supaya karyawan di PT Prima Alumga dapat merasa aman," ujarnya pada Kamis (13/2/2025). 

Hasan menuturkan pihaknya pun telah mendatangi Mapolres Mesuji untuk melakukan audiensi.

Tujuannya tidak lebih untuk meminta perlindungan kepada pihak kepolisian.

Menurutnya situasi yang ada di PT Prima Alumga sudah dalam keadaan genting.

Sehingga karyawan yang ada di perusahaan saat ini merasa khawatir dan terancam.

Apalagi dengan peristiwa lalu yang dimana kantor mess perusahaan dirusak oleh massa tentunya menyisakan trauma yang mendalam bagi karyawan.

Termasuk penusukan hingga pembakaran alat berat kantor yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Jadi kami merasa heran kepada pencuri sawit, bukannya berhenti malah semakin brutal dan tentunya karyawan sangat khawatir akan keselamatan fisik juga soal lapangan pekerjaan tempatnya mencari nafkah untuk keluarga," jelasnya.

Maka dari itu, ia menegaskan kedatangannya kemarin di Mapolres Mesuji untuk menuntut kepada pihak kepolisian supaya bisa melindungi pekerjaan yang ada di perusahaan.

Sebab, kata dia jika peristiwa ini itu tidak ada penyelesaian bukan hanya kekhawatiran dalam bekerja yang dirasakan karyawan.

Tetapi ancaman dari berhenti bekerja hingga PHK masih membayangi karyawan.

Sebelumnya diberitakan, teror terhadap perusahaan perkebunan milik PT Prima Alumga di Mesuji, Lampung terus berlanjut.

Setelah peristiwa pencurian buah kelapa sawit, pengerusakan kantor perusahaan, pembakaran traktor, pengancaman dan penusukan kini giliran alat berat perusahaan jenis ekskavator milik perusahaan dibakar oleh Orang Tidak Tidak (OTK).

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved