Berita Lampung
PT Prima Alumga di Mesuji Diteror Massa, Serikat Pekerja Minta Polisi Berikan Perlindungan
PUK F SP PP-SPSI menuntut pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan terhadap karyawan PT Prima Alumga.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Senior Executive PT Prima Alumga di Mesuji, Lampung Darmawansyah mengatakan jika peristiwa pembakaran ekskavator itu dilakukan pada Sabtu, 1 Februari 2025 kemarin sekitar pukul 03.30 WIB.
"Pagi kemarin satu unit ekskavator kami dibakar lagi di kebun PT Prima Alumga sekitar pukul 03.30 WIB tepatnya diblok I14," ujarnya pada Minggu (2/1/2025).
Darmawan sapaan akrabnya menceritakan jika kronologi kejadian itu diketahuinya setelah menerima informasi dari pekerja jika ada ekskavator milik perusahaan terbakar.
Saat itu, pekerja di perusahaan masih melihat kobaran api yang membakar kendaraan tersebut hingga hangus terbakar.
Dikatakan Darmawan jika alat berat tersebut berada di perkebunan karena sedang dalam pengerjaan perawatan kebun.
Kemudian, ia menyebut untuk sementara ini pihaknya belum mengetahui siapa pelaku pembakaran.
Begitu juga dengan motifnya apa pembakaran alat berat tersebut dilakukan.
Namun pihaknya masih menduga pembakaran itu karena ada kaitannya dengan kasus pencurian buah sawit yang sering terjadi di PT Prima Alumga.
Masih kata Darmawan atas peristiwa yang terjadi pihak perusahaan mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)
| 2 Maling Motor Dapat Hadiah Timah Panas dari Polisi, Melawan Saat Ditangkap |
|
|---|
| MKKS SMA di Lampung Tunggu Instruksi Pusat Soal Wacana Bahasa Portugis dan Perancis |
|
|---|
| Warga Lampung Selatan Keluhkan Tegangan Listrik Drop, DPRD Bakal Panggil PLN |
|
|---|
| Kasus Bullying di Pringsewu Berakhir Damai, Polisi Ingatkan Orang Tua Awasi Pergaulan Anak |
|
|---|
| Warga Yukum Jaya Lamteng Semakin Mudah Bawa Hasil Pertanian setelah Jalan Diperbaiki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Serikat-pekerja-minta-perlindungan-polisi-karena-diteror-massa.jpg)