Berita Lampung

Komisi III DPRD Metro Lampung Minta Pemkot Bertindak Atasi Masalah Banjir

Komisi III DPRD Metro meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) setempat mengambil tindakan dalam mengatasi permasalahan banjir.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: soni
Tribun Lampung / M Humam Ghiffary
ATASI BANJIR - Ketua Komisi III DPRD Metro, Subhan saat ditemui Tribunlampung.co.id beberapa waktu lalu. Subhan  mendukung program Pemkot dalam mengatasi banjir, Kamis (20/2/2024). 

Tribunlampung.co.id, Metro - Komisi III DPRD Metro meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) setempat mengambil tindakan dalam mengatasi permasalahan banjir.

Ketua Komisi III DPRD Metro, Subhan menuturkan pihaknya mendukung program Pemkot dalam mengatasi banjir.

Ia berujar apapun program penuntasan banjir, Komisi III DPRD Metro akan mendukung program tersebut.

"Kita ini yang pasti sangat mendukung program pemerintah perihal penanggulangan banjir di Metro," kata dia saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Kamis (20/2/2025).

"Itu kuncinya. Jadi apa program yang baik kita dukung. Intinya bisa mengatasi banjir," tambahnya.

Politisi Partai Golkar itu juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengmabil langkah untuk menuntaskan banjir.

Ia menginginkan agar Bumi Sai Wawai ke depan dapat bebas dari masalah banjir yang kerap melanda ketika musim hujan.

"Kita sudah pernah berdiskusi, kita butuh aksi, kita minta Pemerintah dan OPD terkait untuk benar-benar mengambil tindakan mengatasi banjir," tukasnya.

"Kita ingin yang terbaik untuk bisa mengatasi banjir," pungkasnya.

Sementara, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Metro menyebut wacana pembangunan kolam retensi di wilayah Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Metro, perlu dilakukan.

Wacana dibangunnya kolam retensi yang berlokasi di Jalan Lukman Tanjung itu perlu direalisasikan demi mencegah terjadinya banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Plt Kabid Sumber Daya Air Dinas PUTR Metro, Burhanuddin Latief menuturkan kolam retensi dapat menjadi jalan keluar pencegahan banjir yang kerap terjadi di wilayah Kelurahan Hadimulyo Barat.

"Sangat perlu (dibangun kolam retensi) karena sudah berulang kali di situ terjadi genangan ," kata dia saat ditemui Tribunlampung.co.id.

"Masyarakat pun menginginkan, bahkan menanyakan kapan mulai pembangunan," tambahnya.

Untuk luasan kolam retensi itu, lanjut dia, masih perlu dilakukan kajian mendalam.

"Kalau itu (luasan) dikaji hidrologi dulu.

Berapa besar aliran air saat turun hujan, jika sudah dihitung baru kita bisa mementukan berapa besar air yang dapat ditampung kolam retensi," ungkapnya.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved