Berita Lampung

Bupati Mesuji Elfianah Ancam Pecat Pengurus Brigade Pangan Jual Bantuan Pemerintah

Bupati Mesuji Elfianah ancam pecat Brigade yang terbukti memanfaatkan bantuan pemerintah untuk kepentingan pribadi.

Tayang:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
ANCAM PECAT - Bupati Mesuji saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Rawajitu Utara, Selasa (11/3/2025). Elfianah ancam pecat pengurus Brigade Pangan yang menjual bantuan pemerintah. 

Bupati Mesuji Elfianah saat menyampaikan sambutannya menyampaikan jika bantuan alsintan yang diberikan dalam program Brigade Pangan ini cukup beragam.

"Jadi bantuan dalam program Brigade Pangan ini cukup beragam mulai dari bibit, obat, pupuk, combine hingga traktor," ujarnya.

Elfianah pun berpesan kepada Brigade Pangan yang menerima alsintan tersebut diminta untuk dimanfaatkan sesuai aturan yang ada.

Jangan sampai bantuan alsintan itu dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

"Bantuan alsintan ini tidak boleh merantau, jadi memang penggunaannya untuk olah lahan 200 hektare yang diwajibkan untuk dikelola setiap Brigade Pangan," ucapnya.

"Jika nantinya 200 hektare lahan harapan itu telah rampung olah lahan maka alatnya harus diistirahatkan bukan malah digunakan keluar untuk kepentingan pribadi," sambungnya.

Di sisi lainnya, Plt. Kepala Dinas Pertanian Mesuji Syamsi menuturkan jika bantuan hand traktor ini diberikan kepada tiga Brigade Pangan yang ada di Kecamatan Rawajitu Utara.

Meliputi Brigade Pangan di Desa Sungai Sidang, Sidang Makmur dan Sidang Muara Jaya.

"Untuk Brigade Pangan Desa Sungai Sidang dapat 2 unit alsintan hand traktor, Desa Sidang Makmur 3 unit dan Desa Sidang Muara Jaya mendapatkan 2 unit alsintan hand traktor," sebutnya.

Syamsi menjelaskan hand traktor ini diberikan sebagai upaya pemerintah memberikan bantuan yang berkelanjutan.

Mengingat sebelumnya juga telah diberikan alsintan untuk mendukung pengolahan lahan pertanian di Kabupaten Mesuji.

Ditambahkan Syamsi adanya Brigade Pangan ini diharapkan dapat menciptakan petani milenial dengan menerapkan teknologi modern dalam bertani nya.

"Dengan menerapkan teknologi modern dan managerial yang baik ini sangat memungkinkan akan meningkatkan produksi pertanian, sehingga swasembada pangan yang dicita-citakan bisa terwujud," paparnya.

(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved