Berita Lampung

Remaja Tenggelam di Irigasi Way Seputih Lampung Tengah Ditemukan Meninggal

Putra Jaya (13) berhasil ditemukan pukul 16.10 WIB, dalam keadaan tenggelam di irigasi Way Seputih.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
REMAJA TENGGELAM - BPBD Kabupaten Lampung Tengah berhasil menemukan remaja tenggelam di irigasi Way Seputih, Kampung Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (23/3/2025).  

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Pencarian remaja tenggelam di Kabupaten Lampung Tengah oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah dan tim gabungan berhasil menemukan korban.

Putra Jaya (13) berhasil ditemukan pukul 16.10 WIB, dalam keadaan tenggelam di irigasi Way Seputih, Kampung Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (23/3/2025).

"Sudah (Ditemukan), kemarin sore pukul 16.10 WIB. Ditemukan di Karang Endah sekitar 500 m dari pintu air 14," kata Kepala BPBD Lampung Tengah Makmuri kepada Tribunlampung.co.id, Senin (24/3/2025).

Sebelumnya, Putra Jaya dilaporkan hilang saat mandi di irigasi Way Seputih, Kampung Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu 22/3/2025) pukul 16.30 WIB.

Kepala BPBD Lampung Tengah Makmuri mengatakan, pihaknya pun melakukan upaya pencarian pada Minggu (23/3/2025) setelah menerima laporan pada pukul 20.00 WIB.

"Korban dan temannya pada saat itu sedang mandi, diduga korban tenggelam jam 4 sore, tapi BPBD baru menerima laporan jam 8 malamnya," ujar Makmuri.

Penyisiran sungai Way Seputih itupun dibantu oleh Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.

Dikatakan Makmuri, Ardito Wijaya yang mendapat laporan dari BPBD Lampung Tengah pun langsung turun ke lokasi.

Pencarian dengan menyisir saluran irigasi menggunakan perahu karet sudah dimulai sejak pagi.

"Tak hanya memantau pencarian, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya pun ikut melakukan penyisiran untuk membantu menemukan korban,"

"Perahu karet yang digunakan untuk pencarian diisi 6 orang, salah satunya Pak Bupati Ardito Wijaya," kata Makmuri.

Makmuri mengatakan, pencarian tersebut berkoordinasi dengan Dinas PSDA untuk mengontrol pintu air dan volume irigasi.

"Peran Dinas PSDA Lampung Tengah untuk menghalau aliran air sembari tim perahu karet menyisir lokasi di tempat korban dilaporkan hilang, supaya jasadnya tidak makin menjauh," kata dia.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved