Mudik Lebaran

ASDP Siapkan 75 Kapal saat Arus Balik Lebaran, Tiket Kapal Didiskon 21-36 Persen

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Syamsudin mengatakan, kapal-kapal tersebut beroperasi di tiga pelabuhan yang ada di Lampung.

Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
ARUS BALIK: General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Syamsudin menunjukkan situasi Pelabuhan Bakauheni sudah mulai dipadati pemudik pada arus balik Lebaran 2025, Rabu (2/4/2025). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyiapkan 75 kapal dalam arus balik Lebaran

Puluhan kapal tersebut disiapkan untuk mengangkut pemudik dari Sumatera ke Jawa. 

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Syamsudin mengatakan, kapal-kapal tersebut beroperasi di tiga pelabuhan yang ada di Lampung. 

Rinciannya, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) 10 kapal, Pelabuhan Wika Beton 5 kapal, dan 60 unit di Pelabuhan Bakauheni.

"Total kapal ada 75 unit yang dipersiapkan untuk mengangkut penumpang dari Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan BBJ, dan Pelabuhan Wika Beton," kata Syamsudin, Rabu (2/4/2025). 

Ia mengatakan, ASDP siap mengantisipasi gelombang pemudik pada arus balik Lebaran. "Pada prinsipnya kami siap," imbuhnya. 

Pihak Pelabuhan Bakauheni, terus Syamsudin, menyatakan seluruh kapal dalam kondisi siap beroperasi dengan tujuh dermaga yang disediakan.

4 Pelabuhan

Guna mengntisipasi kemacetan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan mengoperasikan empat pelabuhan untuk tiba bongkar berangkat atau TBB.

Hal itu dikatakan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni Syamsudin dalam konferensi pers di pos pantau Pelabuhan Bakauheni, Rabu (2/4/2025).

Syamsudin mengatakan, pihaknya bersama regulator dan mitra kerja terkait menyiapkan empat lintasan utama untuk melayani arus balik dari Sumatera ke Jawa.

"Yaitu lintasan Bakauheni-Merak, Wika Beton-Ciwandan atau Merak (kontingensi), BBJ Muara Pilu-BBJ Bojonegara, dan Sumur Makmur Abadi-BBJ Bojonegara," sebut dia.

Pengaturan distribusi kendaraan pada arus balik telah diatur sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB), di mana Pelabuhan Bakauheni sebagai tumpuan utama.

Sementara Pelabuhan Wika Beton sebagai pelabuhan kontingensi melayani kendaraan roda dua, mobil, bus, serta truk kategori VB dan VIB mulai dari H+3 hingga H+6.

Lalu, Pelabuhan BBJ Muara Pilu dan Sumur Makmur Abadi ditetapkan untuk melayani truk kategori VII, VIII, dan IX dalam periode yang sama.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved