Berita Lampung
Bulog Tulangbawang Lampung Hanya Terima 10 Ton Gabah Petani per Hari
Bulog Tulangbawang yang membawahi wilayah kerja Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuji membantah tidak menyerap gabah petani
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: soni yuntavia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Tulangbawang - Bulog Tulangbawang yang membawahi wilayah kerja Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuji membantah tidak menyerap gabah milik petani saat memasuki panen raya, Kamis (10/4).
Cabang Bulog Tulangbawang Ahmad Mukromin mengatakan sampai saat ini Bulog Tulangbawang telah berhasil menyerap gabah milik petani sebesar 15 ribu ton.
"Alhamdulillah sampai saat ini Kantor Cabang Bulog di Tulangbawang Barat sudah menyerap gabah milik petani sebesar 15 ribu ton," ujarnya.
Ahmad juga menjelaskan jika penyerapan gabah sudah menjadi tuntutan dari pemerintah.
Oleh sebab itu, pihaknya menegaskan jika Bulog tetap melakukan penyerapan gabah petani.
Ia juga tidak membantah bahwa ada pembatasan penyerapan gabah petani di wilayah tersebut.
Pembatasan itu dilakukan karena kapasitas mesin pengering milik Bulog sudah overload. Sehingga, dalam per harinya Bulog hanya menerima 10 ton gabah petani.
"Sebenarnya Bulog sudah maksimal melakukan penyerapan gabah, tetapi terkendala dengan alat pengeringan yang ada," ungkapnya.
"Maka dari itu untuk saat ini kami melakukan penyerapan gabah kering panen petani dengan menyesuaikan alat pengeringan yang ada," sambungnya.
Kata Ahmad, demi kelancaran penyerapan gabah petani pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan Kodim untuk memaksimalkan penyerapan gabah di tingkat gapoktan.
Sebelumnya, petani padi yang ada di Kabupaten Tulangbawang keluhkan penyerapan gabah Bulog yang dinilai kurang maksimal.
Demikian pernyataan Ketua Gapoktan Wono Agung, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulangbawang Mujianto saat diinformasi pada Kamis (10/4).
"Karena Bulog membatasi penyerapan gabah, petani saat ini yang panen raya alami kesulitan menjualnya ke Bulog," ujarnya.
Mujianto menuturkan meskipun harga gabah saat ini baik diangka Rp 6.500 per kilogram tapi itu berlaku hanya untuk Bulog saja.
Sedangkan bagi tengkulak harga gabah yang dibeli cukup rendah diangka Rp 5.300 per kilogram.
| Panja Ketenagalistrikan DPR RI Soroti Keandalan Listrik Lampung |
|
|---|
| Perjuangan Dua Warga Bandar Lampung Lawan Gagal Ginjal, Andalkan JKN untuk Cuci Darah |
|
|---|
| Sambangi Lampung, Andre Rosiade Minta Ada Regulasi Penggunaan BBM Subsidi |
|
|---|
| Dua Jemaah Haji Lampung Sakit, Dirujuk Dapat Perawatan di Jakarta |
|
|---|
| Dapat Kabar Ada Bau Menyengat, Anak Kandung di Lampung Temukan Ibunya Terperosok di Sumur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Petani-keluhkan-susah-jual-gabah-ke-bulog.jpg)