Berita Lampung

Bulog Tulangbawang Lampung Hanya Terima 10 Ton Gabah Petani per Hari 

Bulog Tulangbawang yang membawahi wilayah kerja Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuji membantah tidak menyerap gabah petani

Tayang:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: soni yuntavia
Dokumentasi warga
SUSAH JUAL GABAH - Petani di Tulangbawang saat panen raya di Desa Wono Agung, Kecamatan Rawajitu Selatan. Petani keluhkan susah jual gabah ke bulog, Kamis (10/4/2025). 

Dikatakan Mujianto sulitnya petani menjual gabah ke Bulog disebabkan oleh pembatasan penyerapan gabah.

Menurutnya Bulog membatasi penyerapan gabah per harinya hanya 10 ton saja.

"Tentu saja dengan pembatasan itu membuat penyerapan gabah tidak maksimal, mengingat per hektare sawah di Tulangbawang saja sudah tembus diangka 7 ton," ungkapnya.

Dari pengakuannya ia sebenarnya memaklumi adanya pembatasan penyerapan tersebut. Mengingat kapasitas gudang Bulog saat ini sudah overload.

Tetapi dengan adanya pembatasan tersebut tentunya menjadi kabar buruk bagi petani.

"Awalnya kan kita mendapat kabar seluruh gabah petani dibeli Bulog dengan harga bagus, tetapi nyatanya sekarang dibatasi.

Jadi ya terpaksa juga sebagian petani menjual gabah diluar Bulog," jelasnya. (rga)

Realisasikan 41.789 Ton

Perum Bulog Kanwil Lampung mengumumkan penyerapan gabah tahun 2025 telah melebihi target yang ditetapkan.

Adapun target penyerapan gabah di Lampung sebesar 41.789 ton. Sementara Bulog Lampung berhasil merealisasikan sebanyak 44.221 ton, yang berarti tercapai 106 persen dari target.

Pinwil Perum Bulog Kanwil Lampung, Nurman Susilo mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya optimalisasi penyerapan gabah yang dilakukan setiap harinya, dengan terus berkoordinasi bersama petani dan pihak terkait.

Menurutnya, Bulog Lampung terus berkomitmen untuk mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayah Lampung.

"Keberhasilan melebihi target ini menunjukkan kerjasama yang solid antara Bulog Lampung, petani, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyerapan gabah.

Kami terus berupaya untuk meningkatkan serapan gabah dan memastikan kebutuhan stok beras di pasar dapat tercukupi," kata Nurman Susilo melalui keterangannya kepada awak media, Sabtu (29/3/2025).

Perum Bulog Kanwil Lampung juga menegaskan memberi pengawasan terhadap harga gabah dan beras, guna menjaga stabilitas harga pangan yang menguntungkan bagi petani sekaligus memberikan harga yang wajar bagi konsumen.
Dengan pencapaian itu pihaknya berharap dapat terus mengoptimalkan penyerapan gabah dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Lampung dan menciptakan keberlanjutan produksi pangan yang lebih baik.(ryo)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved