Berita Lampung

Mbok Jamu di Bandar Lampung Gunakan QRIS BRI untuk Pembayaran Digital

Di leher Mbok Jamu tergantung kalung identitas dengan kode QRIS, penanda bahwa ia telah melek teknologi.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
JAMU - Mbok Jamu saat berjualan jamu di area Bundaran Gajah Bandar Lampung belum lama ini. Mbok Jamu di Bandar Lampung Gunakan QRIS BRI untuk Pembayaran Digital. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Di sudut jalan kawasan Bundaran Gajah, Bandar Lampung, seorang perempuan paruh baya menyambut pelanggan dengan senyum tulus dan segelas jamu hangat. Ia dikenal dengan sapaan akrab “Mbok Jamu”.

Sehari-hari ia menjajakan jamu gendong racikan sendiri, membawa serta warisan leluhur yang kini ia rawat dengan penuh semangat.

Namun bukan hanya ramuan rempah yang menjadi daya tariknya. Di leher Mbok Jamu tergantung kalung identitas dengan kode QRIS, penanda bahwa ia telah melek teknologi.

“Dulu sering pembeli batal beli karena nggak ada uang kecil. Sekarang cukup scan barcode, selesai,” tuturnya sambil menunjukkan gantungan QRIS BRI yang ia pakai.

Keputusan untuk menerima pembayaran digital bukan sekadar soal tren, tapi solusi nyata bagi Mbok Jamu.

"Lebih cepat, nggak repot hitung kembalian. Banyak pelanggan sekarang malah pilih bayar pakai ponsel,” lanjutnya sambil menuangkan jamu kunyit asam ke dalam botol kaca.

Digitalisasi ini ia peroleh berkat dukungan Bank BRI melalui layanan QRIS, sistem pembayaran nasional yang mempermudah transaksi cukup dengan scan kode. Pelanggan bisa membayar dengan berbagai aplikasi, mulai dari BRImo hingga e-wallet lain yang sudah mendukung QRIS.

Bukan hanya pedagang kecil seperti Mbok Jamu yang merasakan manfaatnya.

Wendi, mahasiswa Universitas Lampung yang sering membeli jamu di tempat Mbok Jamu, mengaku kini hampir tidak pernah membawa uang tunai.

“Saya ke mana-mana cuma bawa HP. BRImo bisa dipakai di mana aja, bahkan waktu KKN di pelosok Lampung Barat juga tetap bisa transaksi karena ada agen BRILink,” jelasnya.

Cerita Mbok Jamu adalah potret kecil dari transformasi besar.

Ketika teknologi menyentuh tangan-tangan sederhana di pinggir jalan, harapan pun diracik bersama jamu, menyatu dalam gelas tradisi dan cita rasa masa depan.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved