Berita Lampung

Jemaah Haji asal Lampung Menginap di Hotel Bintang 3 Wilayah Syisyah dan Raudhah

Nantinya para jemaah haji asal Lampung bakal ditempatkan di hotel sekelas bintang tiga di wilayah Syisyah dan Raudhah.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
DILEPAS - Sebanyak 393 calon jemaah haji kloter pertama Lampung tahun 2025 resmi dilepas untuk berangkat ke Tanah Suci di Asrama Haji, Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat (2/5/2025). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sebanyak 393 calon jemaah haji kloter pertama Lampung tahun 2025 resmi dilepas untuk berangkat ke Tanah Suci, Jumat (2/5/2025).

Di mana, kloter pertama jemaah asal Lampung ini berasal dari Lampung Tengah dan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 04 JKG.

Adapun calhaj kloter pertama telah tiba di Asrama Haji Lampung sejak Kamis (1/5/2025) malam. 

Selanjutnya rombongan akan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Radin Inten II, Jumat (2/5/2025) pukul 17.30 WIB. 

Mereka akan terbang ke Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada hari yang sama sekira pukul 23.00 WIB.

Kabid Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung Ansori F Citra mengatakan, nantinya para jemaah haji asal Lampung bakal ditempatkan di hotel sekelas bintang tiga di wilayah Syisyah dan Raudhah.

"Untuk tahun 2025 ini, jemaah haji Lampung akan menempati wilayah Syisyah di Mekkah dan di Raudhah," ujar Ansori di Asrama Haji Lampung, Jumat (2/5/2025).

"Syisyah itu kalau dari Jamarat dan Mina jaraknya paling dekat. Tapi kalau dari (Masjidil) Haram paling jauh. Jaraknya dari Haram sekitar 4 sampai 4,5 kilometer," jelasnya. 

Terkait biaya ongkos transit daerah (OTD), kata Ansori, jemaah tidak membayar lantaran komponen itu sudah termasuk Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). 

"Untuk kain ihram itu jemaah tidak membayar karena saat pelunasan mereka dapat suvenir dari BPS Bipih (Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji)," kata dia.

Sebelum berangkat ke Jakarta, kata Ansori, semua calhaj harus menjalani pemeriksaan X-ray di Asrama Haji. 

"Untuk X-ray ini yang perlu diperhatikan calon jemaah adalah mereka tidak boleh membawa benda-benda berbahan metal, termasuk gunting, potongan kuku, dan lain-lain. Serta ada batas maksimal untuk membawa air dalam kemasan," tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved