Berita Terkini Nasional

Guru Ngaji di Serang Banten Kritis Dianiaya Orang Diduga ODGJ

Peristiwa penyerangan terhadap guru ngaji tersebut langsung membuat gempar warga Serang, terutama di Kecamatan Petir.

Dokumentasi Tribunlampung.co.id
ILUSTRASI GARIS POLISI - Seorang guru ngaji di Kabupaten Serang, Banten kritis dianiaya orang diduga ODGJ, Selasa, 17 Juni 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Banten - Seorang guru ngaji di Kabupaten Serang, Provinsi Banten kritis dianiaya orang diduga ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa).

Peristiwa penyerangan terhadap guru ngaji tersebut langsung membuat gempar warga Serang, terutama di Kecamatan Petir.

Warga yang mengetaui kejadian itu langsung mengamankan pelaku yang diduga ODGJ.

Guru ngaji yang mengalami nasib naas itu berinisial U (70) warga Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 17 Juni 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. 

Pada saat itu korban sedang duduk membuat tungku atau kompor konvensional di dekat rumahnya.

Lalu tepat di samping korban ada sebuah cangkul yang tergeletak.

Secara tiba-tiba, terduga pelaku Saprudin datang mengambil cangkul tersebut.

Setelah itu, ia memukulkan cangkul itu ke arah bagian kepala korban sebanyak tiga kali hingga korban tak sadarkan diri.

Kapolsek Petir, Iptu Furqon Saibatin membenarkan peristiwa tersebut. 

Furqon menyebut, dugaan sementara terduga pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"Tak lama setelah pelaku memukul korban dengan cangkul itu, langsung masyarakat yang melihat mengamankan pelaku," ujar IPTU Furqon, dilansir Tribun Banten, Rabu (18/6/2025).

Setelah kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai peristiwa ini, Furqon mengatakan bahwa dirinya bersama personel Polsek Petir langsung menuju ke TKP untuk mengamankan terduga pelaku.

"Pelaku dengan korban masih ada hubungan keluarga," tutur Furqon.

Sejauh ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap terduga pelaku.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved