Rumah Sakit Soroka Hancur Kena Rudal Iran, Presiden Israel Minta Balas Dendam 'Kepala Ular' Digebuk

Adapun RS Soroka dikenal sebagai tempat untuk merawat para tentara Israel yang terluka karena berperang di Jalur Gaza.

Tayang:
Tangkapan layar YouTube TIMES NEWS
RUDAL IRAN - Tangkapan layar YouTube TIMES NEWS yang diambil pada Kamis (19/6/2025) yang menampilkan kerusakan Rumah Sakit Soroka Israel setelah terkena serangan balasan rudal Iran. 

Tribunlampung.co.id – Sebuah rudal yang diluncurkan oleh Iran menghantam rumah sakit utama di Israel bagian selatan, pada Kamis (19/6/2025), dini hari. 

Media Israel menayangkan rekaman jendela Rumah Sakit Soroka yang pecah dan asap hitam pekat mengepul dari lokasi.

Serangan rudal Iran tidak hanya menyasar rumah sakit, tetapi juga menyerang gedung bertingkat tinggi dan sejumlah bangunan tempat tinggal di dua lokasi berbeda dekat Tel Aviv.

Wartawan dari kantor berita Prancis, AFP, melaporkan suara ledakan yang hebat dan berkelanjutan terdengar di Tel Aviv dan Yerusalem. 

Total sekitar 65 orang terluka dalam serangan tersebut, dua di antaranya dalam kondisi serius, dikutip dari CBS News.

Komandan polisi setempat, Haim Bublil menyatakan bahwa beberapa korban luka ringan berasal dari serangan di rumah sakit itu.

Ia juga menjelaskan adanya kebakaran di sebuah gedung enam lantai yang sulit dijangkau, sementara tim penyelamat terus melakukan pencarian dan memindahkan pasien ke bagian rumah sakit yang lebih aman. 

Pihak rumah sakit meminta masyarakat untuk tidak datang berobat agar proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan lancar. 

Sebelum serangan, bagian rumah sakit yang terkena langsung sudah dievakuasi demi keselamatan pasien dan staf medis.

Rumah Sakit Soroka, memiliki lebih dari 1.000 tempat tidur dan melayani sekitar satu juta penduduk di Israel selatan. 

Iran membantah telah menyerang Rumah Sakit (RS) Soroka di Israel tempo hari.

“Iran dengan tegas membantah klaim palsu Zionis tentang penyerangan rumah sakit,” kata Kedutaan Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikutip dari Mehr News.

Menurut Kedutaan Iran, aksi Iran membela diri dari Israel sepenuhnya akurat dan sejalan dengan hukum internasional. Iran hanya menargetkan fasilitas yang berkaitan langsung dengan serangan Israel.

Lalu, Iran tidak menargetkan warga sipil ataupun infrastruktur sipil. Iran, menurut kedutaan itu, tidak melakukan tindakan apa pun yang mirip dengan aksi para ekstremis Israel.

Adapun RS Soroka dikenal sebagai tempat untuk merawat para tentara Israel yang terluka karena berperang di Jalur Gaza.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved