Berita Terkini Nasional

Pengusaha Mebel Ditemukan Tewas Mengenaskan setelah Sebulan Tak Terlihat

Jasad pengusaha mebel bernama Lukman (23) ditemukan dalam kamar rumah kontrakan dengan bau menyengat.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
ILUSTRASI GARIS POLISI - Seorang pengusaha mebel di Jombang, Jawa Timur ditemukan tewas mengenaskan dalam kamar kontrakan setelah sebulan tak terlihat, Rabu (25/6/2025). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jombang - Seorang pengusaha mebel di Jombang, Jawa Timur ditemukan tewas mengenaskan setelah satu bulan lamanya tidak terlihat.

Jasad pengusaha mebel bernama Lukman (45) ditemukan dalam kamar rumah kontrakan dengan bau menyengat.

Penemuan jasad pengusaha mebel itu menjawab misteri tidak terlihatnya Lukman selama satu bulan terakhir.

Sahabat kecil korban, Nur Ajemi Prasanto (43), tak menyangka bahwa teman bermain masa kecilnya ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah kontrakan.

“Pak Lukman atau biasanya saya panggil kaji Lukman itu orangnya sangat baik. Beliau juga teman saya sejak kecil, teman main layangan. Kami juga sering ngobrol dan ketemu,” ujar Nur Ajemi saat ditemui di rumah duka, Rabu (25/5/2025).

Ia berujar, kabar meninggalnya Lukman membuatnya terkejut. Nur sempat mengira informasi itu tidak benar. 

“Saya asli kaget. Saya kira bohong. Tapi setelah saya cek sendiri, ternyata benar,” ucapnya lirih.

Lukman diketahui memiliki usaha mebel di Desa Catakgayam.

Meskipun mengontrak rumah di wilayah Mojoagung, ia disebut rutin setiap sore pulang ke Catakgayam bersama istrinya, F (47).

“Ya terlihatnya seperti tidak ada apa-apa. Mereka itu akur dan akrab, seperti pasangan pengantin baru,” tambah Ajemi.

Akan tetapi, sejak sebulan terakhir, keberadaan Lukman mulai menjadi tanda tanya.

Nur mengaku tidak pernah melihat sahabatnya itu lagi, tetapi istri korban masih sering mondar-mandir dari Mojoagung ke Catakgayam.

“Istrinya sering ke sini, tapi Pak Lukman tidak pernah terlihat. Sudah satu bulan lebih saya tidak bertemu beliau. Saya sempat tanya ke istrinya, katanya Pak Lukman ada di rumah,” ungkapnya.

Sebagai pemilik toko layanan BRI Link di dekat usaha mebel milik Lukman, Nur juga mengaku kerap menyambut istri korban yang datang untuk transfer uang atau mengambil uang di toko miliknya. 

Namun, keberadaan Lukman tetap menjadi misteri hingga kabar tragis itu tersebar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved