Ibadah Haji Lampung

Kepulangan Jemaah Haji Lampung Gelombang II Dimulai, 1 Jemaah JKG 38 Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Sebanyak 392 orang jamaah haji Kloter JKG-38 asal Kota Bandar Lampung tiba di Debarkasi Antara Asrama Haji Rajabasa, Jumat (27/6/2025).

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Kemenag Lampung
SATU JEMAAH MASIH DIRAWAT - Suasana jemaah haji JKG 38 saat tiba di asrama haji Rajabasa, Jumat (27/6/2025). Satu jemaah haji masih dirawat di RS Arab Saudi. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sebanyak 392 orang jamaah haji Kloter JKG-38 asal Kota Bandar Lampung tiba di Debarkasi Antara Asrama Haji Rajabasa, Jumat (27/6/2025) siang. 

Kloter ini menjadi rombongan pertama dari Provinsi Lampung yang pulang pada gelombang kedua pemulangan jamaah haji tahun 2025.

Dari semua jemaah kloter ini, terdapat satu orang meninggal dunia di Arab Saudi dan satu orang lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi lantaran mengalami gangguan kesehatan.

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jemaah.

"Kita patut bersyukur bahwa kepulangan jamaah haji Lampung berjalan lancar tanpa kendala yang berarti, meskipun sebelumnya sempat muncul berbagai isu yang ditengarai dapat mengganggu jadwal penerbangan," ujar Erwinto, Jumat (27/6/2025).

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas kloter yang dinilai sigap dan tanggap dalam melaksanakan tugas, serta kepada jamaah haji yang kooperatif dan tertib mengikuti seluruh tahapan ibadah dan perjalanan.

"Sinergi yang terbangun antara petugas dan jamaah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan ibadah haji. Kolaborasi ini patut kita apresiasi bersama," tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ansori, menjelaskan bahwa dari total 392 orang kloter 38 JKG, terdapat satu jemaah yang wafat di Arab Saudi yakni atas nama Erjati Ratu Abadi (65 tahun).

Dia pun menyebut terdapat satu jamaah lain yang belum dapat dipulangkan 

"Ada seorang jemaah dari kloter ini atas nama Burhanuddin Syafei Tulin (63), yang belum dapat dipulangkan karena masih dirawat di RS King Fahad Madinah.

Ansori menambahkan bahwa untuk mengisi kekosongan seat, dua jemaah telah diberangkatkan lebih awal melalui mekanisme tanazul, digabungkan dengan kloter 38 yaitu Ahmad Zubaidi Ismail Ali (85) dan Rusminah Sastro Sudiro (90).

"Keduanya melakukan tanazul untuk menggantikan seat kosong dan telah difasilitasi sesuai prosedur," jelas Ansori.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved