Berita Terkini Nasional

Penyebab Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani

Penyebab pendaki asal Malaysia, Nazli Bin Awang Ma'had (47) jatuh di jalur Danau Segare Anak, Gunung Rinjani.

Editor: taryono
istimewa
EVAKUASI PENYELAMATAN - Tangkapan layar kawasan Gunung Rinjani. Penyebab Pendaki asal Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, NTB - Penyebab pendaki asal Malaysia, Nazli Bin Awang Ma'had (47) jatuh di jalur Danau Segare Anak, Gunung Rinjani.

Nazlin diduga terpeleset akibat menghindari porter yang cukup banyak melintas di jalur tersebut.

Humas Kapolres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman menjelaskan kronologis pendaki asal Malaysia, Nazli Bin Awang Ma'had (47), yang terpeleset di jalur Danau Segare Anak, Gunung Rinjani.

Menurutnya, peristiwa tersebut bermula pada Kamis (26/6/2025) sekitar pukul 10.30 Wita, pendaki Malaysia berangkat mendaki bersama 12 orang anggota rombongannya, melalui pintu pendakian Kandang Sapi Bawak Nao, Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. 

Mereka kemudian melakukan perjalanan dan sempat melakukan pendakian ke puncak Gunung Rinjani, dan memilih turun menuju Danau Segare Anak.

"Sekitar pukul 14.30 Wita, pendaki Nazil Bin Awang Ma'had terpeleset akibat menghindari porter yang cukup banyak melintas di jalur tersebut, karena ada pendaki yang mengalami kecelakaan. Porter dan rekan korban memberi pertolongan pada korban," kata Nicolas.

Saat itu, korban tidak bisa melanjutkan perjalanan karena rasa sakit di bagian pinggang dan kakinya, serta ada sedikit luka di bagian kepala.

Saat itulah, porter dan rekan korban melapor ke pihak TNGR untuk segera mendapat pertolongan atau dievakuasi ke lokasi yang memungkinkan korban dibawa menggunakan kendaraan. 

"Tim evakuasi kemudian langsung bergerak Jumat malam pukul 23.00 Wita memberi pertolongan pada korban. Sesampai di lokasi, korban langsung ditandu oleh tim evakuasi," katanya.

Korban asal Malaysia ini berhasil dibawa turun oleh tim evakuasi dari TNGR, SAR Lombok Timur, TNI, Polri, dan relawan menuju Shelter Emergency Pelawangan Sembalun pada pukul 01.30 Wita.

Selama 2 jam, korban istirahat di Shelter Pelawangan dan kembali ditandu menuju pos 2 Sembalun dan tiba Sabtu pagi (28/6/2025) pukul 06.30 Wita.

Korban kemudian dibawa menggunakan kendaraan roda dua menuju Puskesmas Sembalun untuk mendapat pemeriksaan kesehatan.

Luka yang dialami WNA Malaysia berdasarkan keterangan medis yakni mengalami lebam di kaki kanan, korban masih merasakan sakit di bagian pinggang serta luka gores di kepala.

Kepala TNGR, Yarman, menjelaskan data terkait WNA Malaysia adalah Nazil Bin Mahad, yang dilaporkan melakukan pendakian melalui pintu pendakian Kandang Sapi bersama 12 rekannya, dengan tiket resmi menggunakan Tracking Organizer (TO) Juan Adventure.

(Tribunlampung.co.id/Kompas.com)

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved