Berita Terkini Nasional

Ratih Histeris Merasakan Perut Dibedah saat Operasi Caesar, Obat Bius belum Bekerja

Ratih masih merasakan ngilu saat menceritakan awal mula dirinya divonis lumpuh total.

WARTA KOTA/RENDY RUTAMA
DIDUGA MALAPRAKTIK - Seorang perempuan bernama Ratih Raynada (30) asal Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi yang diduga menjadi korban malpraktik saat operasi caesar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmadjid, Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, Rabu (2/7/2025). Ratih histeris merasakan perut dibedah saat operasi caesar obat bius belum bekerja. 

Meski belum pulih, ia memutuskan untuk pulang.

Namun, sayangnya kondisi tubuhnya malah semakin memburuk.

Beberapa bulan kemudian, ia kembali ke rumah sakit dan didiagnosis menderita tuberkulosis tulang. 

Dokter menyarankan pemasangan pen, yang kemudian dijalaninya. 

Namun, alih-alih sembuh, kondisi Ratih justru makin menurun.

Pada April 2025, ia dinyatakan lumpuh total.

“Iya April (lumpuh total),” ungkap Ratih. 

Sejak saat itu, berat badan Ratih turun drastis dari 48 kilogram menjadi 37 kilogram. 

Tak hanya kehilangan kemampuan bergerak, Ratih juga harus kehilangan pekerjaannya.

Yang lebih menyakitkan, suaminya meninggalkannya di tengah kondisi sulit tersebut. 

Kini, Ratih hanya bisa berbaring dan berharap ada pertanggungjawaban dari rumah sakit atas kondisinya.

“Saya minta keadilan buat saya juga anak-anak saya. Kemarin pihak rumah sakit tanggung jawab cuma buat kesehatan saya. Tapi anak-anak saya tidak dilihat,” ujarnya.

Tanggapan Pemerintah Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membantah terkait dugaan malapraktik.

Ia menegaskan, berdasarkan investigasi yang dilakukan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Tindakan medis yang dilakukan rumah sakit sudah sesuai prosedur.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved