Berita Terkini Nasional

Kisah Pemandu Wisata di Candi Borobudur, Mura Pernah Dampingi Obama hingga Turis Mabuk

Mura Aristina, pria asal Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang, sudah belasan tahun jadi pemandu wisata di kawasan candi terbesar di dunia

Editor: Teguh Prasetyo
KOMPAS.com/Egadia Birru
TAMU KENEGARAAN - Mura Aristina, tour guide atau pemandu tur khusus Candi Borobudur, Kamis (10/7). Ia kerap menjadi pemandu tamu kenegaraan mulai dari mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama hingga Kaisar Naruhito. 

Sebab, sang putri dikenal sebagai seorang sejarawan dan arkeolog.

"Saya minder karena harus menjelaskan sejarah di depan orang yang ahli," kenangnya.

Namun Mura menyadari, bahwa sekadar memiliki pengetahuan tentang Candi Borobudur dan reliefnya tidaklah cukup untuk memandu wisatawan.

Ia juga menekankan pentingnya memahami bangunan sejenis, seperti Candi Mendut, Candi Pawon, dan Candi Ngawen yang terletak tidak jauh dari Borobudur, serta bentang alam di sekitarnya.

"Ketika berada di lantai 5 ke atas candi, terlihat sejumlah gunung di sekelilingnya, seperti Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Ungaran, dan Tidar. Kondisi geografis di Gunung Sumbing, misalnya, juga penting untuk diketahui oleh pemandu tur," jelasnya.

Mura mengakui bahwa tidak semua materi harus dipaparkan kepada wisatawan.

Ia selalu bertanya kepada tamunya mengenai aspek apa yang ingin mereka ketahui tentang Candi Borobudur, apakah itu gastronomi, fesyen, musik, atau lingkungan.

Salah satunya saat mengiringi lawatan kenegaraan Kaisar Naruhito, pada 22 Juni 2023, Mura menjelaskan materi terkait air yang berkaitan dengan Candi Borobudur, mengingat perhatian Kaisar Jepang terhadap isu tersebut.

"Saya dan tim menarasikan bagaimana menjaga stabilitas bukit Borobudur agar tetap lembap. Sehingga, air dijaga agar menggenang di sekitar bangunan candi," tutup Mura.

Menurutnya menjadi pemandu tur di Candi Borobudur bukan hanya soal mengantarkan wisatawan, tetapi juga menyampaikan pengetahuan dan menjaga warisan budaya yang tak ternilai.

Tak hanya mendampingi tamu VVIP, Mura juga kerap bertemu dengan wisatawan umum dari berbagai latar belakang.

Salah satu yang paling unik, katanya, ketika memandu wisatawan asing yang sedang mabuk minuman alkohol.

"Pengalaman seperti itu tetap saya hadapi profesional, meski harus ekstra sabar," ucapnya sambil tersenyum.

Mura yang memandu wisatawan hampir setiap hari mengaku lebih banyak membimbing turis mancanegara.

Ia menyadari ada perbedaan karakter antara wisatawan lokal dan asing.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved