Berita Terkini Nasional

Kondisi 5 Bayi Korban Jual Beli ke Singapura yang Dibongkar Polda Jabar

Kondisi 5 bayi korban jual beli ke Singapura yang berhasil diselamatkan Polda Jabar.

Editor: taryono
nazmi abdurrahman/tribun jabar
PANTI ASUHAN - Panti Asuhan Bayi Sehat di Jalan Purnawarman, Kota Bandung, Rabu (16/7/2025). Petugas dari Polda Jabar terus memantau kondisi 5 bayi yang dititipkan di Panti Asuhan Bayi Sehat. 

Tribunlampung.co.id, Jabar - Kondisi 5 bayi korban jual beli ke Singapura yang berhasil diselamatkan Polda Jabar.

Saat ini. kelima bayi itu telah dititipkan Polda Jabar ke Panti Asuhan Bayi Sehat, di Jalan Purnawarman, Bandung. 

Kepala Panti Asuhan Bayi Sehat, Peri Sopian mengatakan, kelima bayi itu dititipkan dari Polda Jabar pada Senin 14 Juli 2025 malam.

Saat diserahkan, kata dia, bidan dari Panti melakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan ke lima bayi itu dalam keadaan sehat secara fisik.

"Alhamdulillah saat diserahkan kondisi bayi dalam kondisi sehat secara fisik, kalau secara psikologis memang butuh adaptasi tapi untuk keseluruhan sehat," ujar Peri, Rabu (16/7/2025). 

Dikatakan Peri, kelima bayi korban penjualan anak itu akan dititipkan di Panti Asuhan Bayi Sehat hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

"Jadi berdasarkan surat yang diterima kami dititipi sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan dari Polda Jawa Barat, prinsipnya kami menerima amanah ini karena kami bagian dari lembaga yang memberikan pengasuhan kepada anak-anak terlantar atau eksploitasi anak, anak yatim piatu prinsipnya bahwa kami terima amanah dari Polda Jabar ini adapun ke depannya itu kembali kepada kebijakan dari Polda Jabar," katanya.

Peri pun memastikan tim dari Polda Jabar rutin datang ke panti untuk melakukan kunjungan.

"Memang selalu berkomunikasi dengan pihak Polda Jawa Barat, Alhamdulillah tadi pagi dari Polda juga datang ke sini kunjungan untuk melihat perkembangan dari lima anak tadi," ucapnya.

Adapun jenis kelamin lima bayi itu, masing-masing dua orang perempuan dan tiga laki-laki. Mereka masih berusia 5 bulan hingga 1 tahun.

Di Panti Asuhan Bayi Sehat, mereka ditempatkan di lantai tiga, bersama sejumlah bayi lain yang sudah lebih dulu tinggal di panti tersebut. 

Masing-masing bayi ditempatkan di sebuah ranjang khusus, dilengkapi mainan dan dot susu. Satu ruangan itu, diisi oleh 19 bayi, termasuk lima bayi korban penjualan bayi internasional.

Di ruangan tersebut, terdapat empat pengasuh bayi yang bertugas menjaga dan menyiapkan semua kebutuhan para bayi malang tersebut.

Saat ini, kata dia, ke lima bayi tersebut ditempatkan di ruangan yang sama dengan bayi lainnya agar cepat beradaptasi.

"Di tempat kami ada ruang isolasi, tapi setelah dilakukan pengecekan tidak ada masalah jadi supaya mau percepat proses adaptasi sehingga di gabung dengan yang lain," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved