Berita Terkini Nasional

Remaja Minta Bantu Damkar Gara-gara Tangan Terborgol saat Mainan Kuncinya Patah

Remaja tersebut mendatangi kantor Damkar untuk meminta tolong lantaran tangan terborgol.

dok.istimewa
POTONG BORGOL - Remaja mendatangi kantor Damkar untuk meminta tolong lantaran tangan terborgol. Lantas petugas Damkar memotong borgol tersebut pakai gerinda. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lombok - Ada-ada saja kelakuan remaja di Lombok Timur satu ini gara-gara bermain borgol, dia harus mendatangi Damkar.

Remaja tersebut mendatangi kantor Damkar untuk meminta tolong lantaran tangan terborgol.

Dia tidak bisa membuka borgol karena kuncinya patah saat dipakai bermain.

Borgol yang digunakan mainan tersebut milik ayahnya yang mantan security.

Alhasil bocah remaja ini kebingungan untuk melepas borgol dari tangannya sehingga berinisiatif mendatangi Damkar.

Upaya melepaskan borgol tersebut sempat terekam video hingga viral.

Tampak seorang pemuda dengan tangan sebelah kanan terborgol.

Anggota Damkarmat terlihat berjibaku membantu membuka borgol menggunakan sebuah besi, namun hasilnya nihil. Terpaksa borgol harus dipotong menggunakan gerinda.

Anggota Damkarmat Lombok Timur Reza Muzani menceritakan, kejadian itu terjadi pada Minggu (20/07/2025).

Petugas Damkar awalnya didatangi sekelompok remaja sekitar pukul 18.40 Wita. Mereka datang karena tangan salah seorang temannya yang beralamat di Kelurahan Kelayu, Kecamatan Selong, Lombok Timur terborgol.

“Sekelompok remaja datang ke Mako Damkarmat Lombok Timur untuk meminta bantuan,” terang Reza kepada TribunLombok.com, Selasa (22/7/2025)

Dia menjelaskan, tangan  salah seorang remaja 15 tahun terborgol saat sedang memainkan borgol milik ayah salah seorang temannya yang merupakan mantan security.

“Kunci borgol tersebut patah sehingga borgolnya tidak bisa dibuka.

Mereka pun memutuskan meminta bantuan ke kantor Damkar,” akunya.

Dia  mengakui, Damkarmat sering mendapatkan panggilan atau aduan di luar tugas dan fungsi, mulai dari  aduan seorang ibu yang minta tolong karena anaknya tidak mau tidur, permintaan tolong memangkas rambut orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), dan  ODGJ masuk rumah warga dan klinik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved