Berita Terkini Nasional

Kepala DKP Bengkulu Kabur Setelah Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas

Kepala Dinas DKP Kota Bengkulu Tarzan Naidi kabur setelah mobil dinasnya Toyota Innova menabrak pejalan kaki.

Editor: taryono
KOMPAS.COM/FIRMANSYAH)
KEPALA DKP TABRAK WARGA - Mobil Dinas Kelautan dan Perikanan, Kota Bengkulu diamankan di Mapolresta Bengkulu. 

Saat itu, kendaraan tersebut melaju dalam kondisi kecepatan tinggi dan berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya.

"Saat berada di belakang Bencoolen Mall, pelaku yang mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi berusaha menyalip kendaraan di sebelah kanan. Namun, di sisi kanan jalan tersebut sedang ramai dengan kendaraan lain," ungkap PS Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan.

Tidak berhasil menyalip di sebelah kanan, Tarzan kemudian berusaha menyalip ke sebelah kiri, namun sayangnya di sisi kiri jalan tersebut terdapat dua orang yang sedang jogging, yakni korban Adi dan istrinya.

Karena sudah tidak bisa mengendalikan kendaraannya, pelaku pun menabrak korban yang tengah berlari.

"Korban yang sedang jogging tiba-tiba tertabrak kendaraan pelaku yang tidak terkendali setelah berusaha menyalip. Korban langsung jatuh dan meninggal dunia di tempat," kata Aan.

Setelah menabrak korban, pelaku berusaha menghindari kerumunan massa yang mulai mendekat ke lokasi.

Pelaku kemudian membantingkan stir ke arah lain, namun malah menabrak tiang listrik yang berada di dekat belakang Bencoolen Mall.

Pelaku kemudian kembali membanting stir lagi dan membawa mobil yang ia kendarai pergi dari lokasi dan meninggalkan korban.

"Kemarin kita telusuri dengan data-data dan informasi dari masyarakat, baik itu netizen dan yang lainnya dan hasil CCTV yang ada di depan shelter pos polisi itu mengerucut ke kendaraan ini," kata Aan.

Kini Diamankan

Polisi berhasil mengamankan pelaku setelah mengidentifikasi pelat nomor mobil dinas. 

Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, membenarkan bahwa Tarzan Naidi telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

"Saat ini berstatus masih dalam pemeriksaan. Semua proses akan berjalan sesuai hukum yang berlaku," kata AKP Aan di Mapolresta Bengkulu, Selasa (19/8/2025). 

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan, pelaku melarikan diri karena menghindari kemarahan massa dan kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat serta hasil kamera pemantau di sekitar lokasi kejadian.

"Pelaku kabur karena panik takut diamuk massa," kata Aan. 

Ia menegaskan bahwa polisi masih meminta keterangan terhadap pelaku.

Pelaku juga diamankan. "Pelaku sedang diamankan untuk dimintai keterangan," tutur Aan.

Baca juga: Kronologi Kepala DKP Bengkulu Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Larikan Diri Takut Diamuk Massa

(Tribunlampung.co.id/TribunSumsel.com) 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved