Tari yang sedang berdagang nasi uduk dengan kaca etalase yang pecah tampak kaget ketika didatangi petugas TNI.
Petugas langsung melalui pengukuran kaca di setiap sudut etalase milik Tari.
Saat sedang diukur, Tari mengatakan, dirinya terpaksa berdagang dengan kondisi kaca etalase yang pecah.
"Saya ini betulin sendiri, jadi saya pasang plastik dulu biar enggak kemasukan debu," kata Tari saat ditemui di Lokasi.
Walau mengaku masih waswas dalam berdagang, Tari mengaku bersyukur etalasenya diperbaiki pihak TNI AD.
Dia berharap peristiwa perusakan tersebut tidak terjadi lagi sehingga pedagang yang ada di lokasi bisa berjualan dengan aman.
Hingga saat ini, proses pemasangan etalase masih berlangsung di lokasi.
Tak hanya sasar Polsek Ciracas, oknum TNI juga rusak toko warga
Sebelumnya, peristiwa perusakan tersebut terjadi pada Sabtu (29/8/2020).
Perusakan itu berawal dari kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialami anggota TNI di depan ruko Arundina pada Kamis (27/8/2020) malam.
Kala itu, MI selaku korban kecelakaan tunggal mengalami luka di bagian wajah hingga pingsan.
Warga setempat pun menolong MI dengan meminggirkan korban berikut sepeda motornya ke pinggir jalan.
MI pun akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Namun demikian, beredar kabar bahwa MI luka-luka lantaran jadi korban pemukulan.
Kabar tersebut yang membuat kelompok tertentu geram dan mengambil tindakan anarkistis.