Berita Nasional

Diserang Sekelompok Oknum TNI, Pedagang Kaki Lima Trauma

Editor: wakos reza gautama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota TNI mengganti kaca etalase yang pecah di Ciracas

Kelompok tersebut pun akhirnya berkumpul di lokasi MI kecelakaan dan mulai melakukan perusakan di beberapa toko.

Sebanyak 15 toko yang ada di Loksem JT. 46 pun jadi sasaran kelompok tersebut.

Puncaknya, kelompok tak dikenal itu membakar Polsek Ciracas pada Sabtu sekitar pukul 01.45 WIB dini hari.

Belakangan, informasi soal pemukulan tersebut pun tak benar.

MI pun diketahui sebagai aktor yang membuat informasi bohong tersebut.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan bahwa para anggota TNI AD yang terlibat dalam perusakan itu harus diperiksa.

Total 12 orang yang sudah diperiksa, termasuk Prada MI yang menjadi provokator insiden tersebut sudah dipastikan bahwa mereka adalah anggota TNI.

Selain itu, terdapat 19 orang lain yang juga turut diperiksa.

Dengan demikian, total ada 31 orang yang menjalani pemeriksaan.

"Sejauh ini dari hasil pemeriksaan, semua yang diperiksa ini sudah memenuhi pasal di kitab undang-undang hukum pidana militer untuk diberikan hukuman tambahan berupa pemecatan dari dinas militer," kata Andika dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2020).

Ia mengungkapkan, pasal-pasal pidana yang dilanggar oleh para pelaku akan berbeda satu sama lain, sehingga hukumannya pun akan berbeda tergantung tingkat kesalahan. (Kompas.com/Walda Marison)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diserbu Oknum TNI, Pedagang di Sekitar Arundina Cibubur Trauma dan Merugi"

Berita Terkini