Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Warga Pesawaran, Lampung mulai mendirikan lapak takjil dalam menyambut bulan suci Ramadan, Selasa (21/3/2023).
Lapak-lapak milik warga tersebut berada di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Dimana lokasi lapak-lapak tersebut pun strategis berada di pinggir Jalan Ahmad Yani atau Jalinbar dan berada di pusat keramaian.
Entis warga Desa Bagelen, Pesawaran, Lampung mengatakan, memang pada lokasi tersebut selalu menjadi pasar dadakan yang diperuntukan bagi warga untuk berjualan selama bulan Ramadan.
Dalam pasar dadakan tersebut Entis mengatakan, ada beberapa orang warga yang berjualan dan mencari rezeki selama bulan Ramadan dengan berjualan.
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Daging di Lampung Utara Rp 140 Ribu per Kg
Baca juga: Pemkab Lampung Selatan Perbolehkan Rumah Makan Buka Siang Hari Selama Bulan Ramadan
Karena itu, Entis juga ikut berjualan di pasar dadakan tersebut.
Entis mengaku akan menjual berbagai jenis dagangan berupa makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
“Di setiap lapak umumnya sama dagangannya, tapi ada yang berjualan mulai dari kue, takjil, sayur matang serta ikan segar,” ungkap Entis pada Selasa (21/3/2023).
Dalam momen puasa Ramadan tersebut, pasar dadakan ini menjadi tradisi.
Entis mengatakan, tak hanya bagi warga Bagelen dan warga Pesawaran saja, namun juga bagi pengendara.
Disampaikan oleh Entis, pasar dadakan yang sudah berada lama ini telah menjadi tujuan bagi masyarakat yang akan membeli makanan untuk berbuka puasa.
Menurutnya, lokasi yang strategis dan dekat dengan jalan raya menjadi pemberhentian bagi pengendara yang akan berbuka puasa saat belum sampai di tujuan.
Tentu dengan lokasi yang strategis ini menjadikan keuntungan bagi warga nantinya yang mendirikan lapak dadakan di tempat tersebut.
Hal yang sama disampaikan oleh Sukis. Menurutnya, pasar dadakan Ramadan ini merupakan inisiatif bersama untuk meningkatkan perekonomian saat bulan puasa.
“Karena selain ikut dalam euforia Ramadan, para pedagang dadakan ikut dalam membantu banyak orang yang tidak sempat menyiapkan makanan untuk berbuka puasa,” katanya.