Berita Lampung
Siswa di Lampung Kesulitan Hadapi TKA karena Panjangnya Soal
Peserta didik kelas XII yang mengikuti TKA mengaku kesulitan menjawab soal. Hal ini lantaran panjangnya soal.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Dia menjelaskan, TKA digelar sebagai persiapan menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk masuk perguruan tinggi tahun depan.
“Beberapa hari ini kita melakukan asesmen awal kepada siswa SMA di Provinsi Lampung. Ini memang khusus untuk persiapan UTBK.
Kami sudah siapkan bank soal dengan lima level yang dikelola langsung oleh dinas dan diuji di 15 kabupaten/kota,” tuturnya.
Sebagai tindak lanjut, Disdikbud akan menggelar rapat bersama seluruh satuan pendidikan.
Salah satu kebijakan yang dipersiapkan adalah pembentukan kelas khusus dan kelas prioritas bagi siswa kelas XII maupun kelas X sesuai bakat dan minat.
Selain itu, Disdikbud juga akan melibatkan lembaga bimbel dalam proses perbaikan.
“Kami ingin mendiskusikan treatment terbaik agar siswa mendapat materi terbaru seperti di bimbel.
Selama ini banyak yang berhasil masuk universitas justru karena materi bimbel, bukan murni dari sekolah,” ungkap Thomas.
Tidak hanya fokus pada siswa, Disdikbud juga akan menguji kompetensi guru. Program ini dilengkapi laboratorium khusus untuk mengukur standar kompetensi guru di 17 mata pelajaran.
“Kalau muridnya oke tapi gurunya tidak, tetap akan jadi masalah.
Karena itu, kami akan audit kinerja guru secara menyeluruh. Instrumen, lokasi tes, sampai peralatan sudah kami siapkan.
Intinya, kita ingin transformasi pembelajaran di sekolah tidak lagi konvensional, tapi adaptif dengan materi ujian,” tegasnya.
Untuk mendukung program tersebut, pelatihan guru akan difokuskan pada mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta bimbingan konseling (BK).
Langkah ini merupakan bagian dari target kinerja utama Gubernur Lampung dalam peningkatan kualitas pendidikan.
“Mudah-mudahan dengan doa dan kerja sama semua pihak, transformasi pembelajaran dan peningkatan kualitas guru bisa benar-benar terwujud.
Yang jelas, ada yang harus kita perbaiki bersama, baik dari sisi siswa maupun guru,” pungkasnya. (ryo)
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Kisah Perjuangan M. Arsyad, Anak 8 Tahun Penderita Kelumpuhan Otak di Lampung Tengah |
|
|---|
| Sepatu Hilang di Kubangan Lumpur, Warga Srikaton Mengeluh Jalan Rusak |
|
|---|
| Bersama Warga, Polsek Seputih Banyak Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya |
|
|---|
| Motor Raib Gegara Kunci Masih Menempel, Polisi Ringkus Penadah di Lampung Tengah |
|
|---|
| Polsek Rumbia Lampung Tengah Berhasil Kembalikan Motor Curian Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/siswa-SMA-kesulitan-hadapi-TKA-karena-panjangnya-soal.jpg)