OTT KPK di Lampung Tengah
PDIP Prihatin soal OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
DPD PDI Perjuangan Lampung menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- PDIP Lampung prihatin atas OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Rabu (10/12/2025).
- Watoni Noerdin menegaskan Ardito bukan kader PDIP; sebelumnya kader PKB yang tidak diusung partainya.
- PDIP hanya mengusung Ardito agar visi-misi pemerintahan selaras agenda partai.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Lampung menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya pada Rabu (10/12/2025).
Fungsionaris PDIP Lampung Watoni Noerdin menegaskan bahwa Ardito sejak awal bukan kader internal PDIP.
“Pada Pilkada Lampung Tengah 2024, Ardito masih berstatus kader PKB. Namun PKB tidak mengusungnya. Akhirnya PDI Perjuangan berdiri sendiri untuk menjaga demokrasi,” ujarnya, Rabu malam.
Watoni menambahkan, PDIP tidak pernah melantik Ardito sebagai kader setelah terpilih menjadi bupati.
“Meski diusung PDIP, partai hanya meminta Ardito menjalankan visi-misi pemerintahan selaras dengan agenda perjuangan PDI Perjuangan. Prinsipnya, yang penting ia membawa visi-misi sesuai agenda partai dan menjalankan roda pemerintahan dengan baik,” tegasnya.
Atas OTT ini, Watoni menyampaikan keprihatinan.
“Bagaimanapun, beliau kami anggap sebagai kader terbaik di Lampung Tengah saat itu, terbukti terpilih bersama Pak Komang. Intinya, kita prihatin,” katanya.
Watoni juga menyinggung status Ardito yang kini telah menyatakan diri sebagai kader Partai Golkar.
“Sementara PDI Perjuangan tetap menjadi partai pengusung saat Pilkada,” jelasnya.
Ia turut mengingatkan Wakil Bupati Lampung Tengah, Komang Koheri, yang merupakan kader PDIP, agar tetap menjalankan arahan partai dan memastikan roda pemerintahan di kabupaten tersebut berjalan dengan baik.
Sebagai informasi, Ardito baru dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Lampung 2 pada Minggu (30/11/2025).
Sebelumnya, ia merupakan Ketua DPC PKB Lampung Tengah. Pada Pilkada, nyaris tidak memperoleh perahu, namun PDIP memberikan rekomendasi sehingga ia maju bersama Komang Koheri dan akhirnya terpilih sebagai Bupati Lampung Tengah.
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Melansir Tribunnews.com, kabar penangkapan bupati yang baru menjabat 9 bulan itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis mengenai penangkapan itu, Rabu (10/12/2025) malam.
Selain Ardito Wijaya, KPK juga turut mengamankan sejumlah pihak lain dalam operasi ini.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
| Inspektorat Tahu Isu Pengaturan Proyek di Lampung Tengah, Cuma Tidak Didalami Hanya Tanya ASN |
|
|---|
| Pengacara Plt Kepala Bapenda Lamteng Anton Wibowo Keberatan Dakwaan Jaksa KPK |
|
|---|
| Kepala Inspektorat Sempat Ingatkan Ardito Wijaya Soal Dana Kampanye: Jangan Minjam Banyak |
|
|---|
| Turun dari Mobil Tahanan, Ardito Wijaya Dipeluk hingga Disalami Keluarga dan Rekan |
|
|---|
| Akademisi Unila Sebut Ardito Wijaya Tak Ajukan Eksepsi karena Berpotensi Ditolak Hakim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ketua-Tim-Penjaringan-PDI-Perjuangan-Watoni-Noerdin-b.jpg)