Pembangunan RSPTN Unila
Berkonsep Ramah Lingkungan, RSPTN Unila Ditarget Beroperasi Desember 2026
progres fisik gedung utama RSPTN Unila kini berada pada tahap penyelesaian akhir dan ditarget mulai beroperasi pada Desember 2026 mendatang.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
"Rencana layanan unggulan akan dimulai bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan sumber daya dan sarana-prasarana. Estimasi RSPTN Unila akan mulai beroperasi pada bulan Desember 2026," kata dia.
Budi melanjutkan, salah satu keunggulan menonjol rumah sakit ini adalah penerapan konsep green building (ramah lingkungan) melalui fasilitas Wastewater Treatment Plant (WWTP) atau IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) untuk memenuhi standar efisiensi air dan pengelolaan limbah.
"Karakteristik utama WWTP meminimalkan penggunaan listrik dan bahan kimia berbahaya melalui metode biologis seperti Rotating Biological Contactor (RBC) untuk mengelola limbah secara alami," jelas Budi.
Menggunakan BioHybrid System, pengelolaan limbah akan menggabungkan bakteri pengurai dalam media air (suspended growth) dan media tetap (fixed film growth) dan sistem non-listrik penggunaan teknologi desain pasif.
"Teknologi ini dapat beroperasi tanpa energi listrik, sehingga menekan biaya operasional gedung," ujar Budi.
Di samping itu, rumah sakit ini juga bakal dilengkapi fasilitas ramah anak dan disabilitas.
"RSPTN Unila dilengkapi dengan fasilitas yang ramah anak dan disabilitas dengan menyediakan layanan umum yang dapat mengakomodir kemudahan pasien anak, lansia, dan disabilitas," tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Penampakan-RSPTN-Unila.jpg)