Berita Lampung
Harga Cabai di Lampung Tengah Naik hingga Rp 5 Ribu per Kg
Kenaikan tersebut terlihat di Pasar Kampung Tanggulangin, Kecamatan Punggur, sejak pekan ketiga Januari 2026.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Harga kebutuhan pokok di Lampung Tengah mulai naik jelang Ramadhan 2026
- Kenaikan terlihat di Pasar Kampung Tanggulangin, Kecamatan Punggur
- Cabai rawit naik menjadi Rp 55 ribu/kg, cabai caplak Rp 40 ribu/kg
Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Lampung Tengah mulai merangkak naik mendekati bulan Ramadan 2026.
Kenaikan tersebut terlihat di Pasar Kampung Tanggulangin, Kecamatan Punggur, sejak pekan ketiga Januari 2026.
Sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya cabai dan bawang.
Kamti, pedagang kebutuhan pokok dan bumbu dapur di pasar setempat, mengatakan harga cabai rawit saat ini mencapai Rp 55 ribu per kilogram, sedangkan cabai caplak dijual Rp 40 ribu per kilogram.
Selain itu, cabai hijau besar naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram, sementara cabai hijau kecil dijual Rp 25 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 22 ribu.
“Harga cabai mulai naik per hari ini, Selasa (27/1/2026). Dalam sepekan sudah naik sekitar Rp 5 ribu, terutama cabai rawit. Mungkin karena sudah mendekati Ramadhan. Biasanya baru turun setelah Lebaran,” ujar Kamti.
Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang kini dijual Rp 38 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 34–35 ribu. Sementara itu, bawang putih masih relatif stabil di harga Rp 35 ribu per kilogram.
Menurut Kamti, kenaikan harga cabai dan bawang merah diperkirakan akan bertahan hingga bulan puasa, sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Dampaknya, pembeli cenderung mengurangi jumlah belanja dan menyesuaikan dengan harga.
“Biasanya pembeli hanya ambil seperempat sampai setengah kilogram. Kalau harga naik, belanja juga dikurangi,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, stok cabai dan bawang mulai terbatas karena harga yang naik. Pasokan selama ini diambil dari Pasar Induk Kota Metro.
Sementara itu, kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Telur ayam dijual Rp 27 ribu per kilogram, Minyak Kita Rp 18.500 per liter dan Rp 36 ribu untuk kemasan dua liter. Harga sayuran juga relatif stabil, seperti buncis Rp 14 ribu, labu siam Rp 8 ribu, sawi Rp 8 ribu, kol Rp 8 ribu, tomat Rp 10 ribu, kentang Rp 14 ribu, serta daun sop dan daun bawang Rp 30 ribu per kilogram.
“Sejauh ini masih stabil. Tapi menjelang Lebaran nanti, kemungkinan bisa ikut naik,” ujar Kamti.
Ia berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil agar daya beli masyarakat tidak menurun dan aktivitas jual beli di pasar tetap berjalan normal.
“Kalau bisa harganya stabil, kasihan pembeli kalau terus naik. Pedagang dan pembeli sama-sama diuntungkan,” tutupnya.
(Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq)
| Sidang Kasus SPAM Pesawaran, Saksi Ungkap Perubahan RAB dari Rp 2,5 M Jadi Rp 2 M |
|
|---|
| TNI Bantu Evakuasi Puing Bangunan Terdampak Puting Beliung di Kalirejo Lampung Tengah |
|
|---|
| Wamenkes dan Wamendagri Cek Penanganan TB di Puskesmas Way Halim |
|
|---|
| Puting Beliung di Kalirejo Lampung Tengah, Babinsa Kodim 0411/KM Sisir Bangunan Roboh di 3 Dusun |
|
|---|
| Pemprov Lampung Pastikan Kenaikan Harga BBM Pesawat Tak Pengaruhi Jadwal Keberangkatan Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/HARGA-NAIK-Kamti-pedagang-kebutuhan-pokok-di-Pasar-Tradisional.jpg)