Berita Lampung

Kuliah Administrasi Rumah Sakit STIKes Panca Bhakti, Prospek Kerja Lulusannya Luas

Program studi ini ada di STIKes Panca Bhakti Bandar Lampung yang berada di Jl. ZA. Pagar Alam No.14, Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
STIKes - Dosen dan mahasiswa Administrasi Rumah Sakit STIKes Panca Bhakti saat berfoto bersama, Kamis (5/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Program Studi Administrasi Rumah Sakit STIKes Panca Bhakti Bandar Lampung ternyata jadi jurusan baru di sekolah tinggi kesehatan itu.
  • Jumlah mahasiswa meningkat signifikan dengan total 34 mahasiswa aktif.
  • Prospek kerja lulusan pun cukup luas, bahkan juga memiliki peluang bekerja di sektor non-kesehatan.
  • Karena kompetensi administrasi dan manajemen yang dimiliki.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung – Nidya Aryani tampak antusias menceritakan soal program studi Administrasi Rumah sakit. Ternyata program studi tersebut belum banyak ditemui di kampus lainnya di Bandar Lampung.

Meski begitu, program studi ini ada di STIKes Panca Bhakti Bandar Lampung yang berada di Jl. ZA. Pagar Alam No.14, Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa.

Nidya Aryani sendiri sebagai Kepala Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit STIKes Panca Bhakti, Bandar Lampung.

Dia banyak mengungkap terkait perkuliahan program studi tersebut saat di temui Tribunlampung.co.id di ruang kerjanya, Kamis (5/2/2026). Termasuk dengan bagaimana prospek lulusan dari jurusan yang masih terbilang jarang ada di Lampung. 

S1 Administrasi Rumah Sakit Stikes Panca Bhakti Bandar Lampung berdiri sejak tahun 2020. Awal berdiri, jumlah peminat terbilang masih sangat terbatas. Namun seiring berjalannya waktu, kepercayaan masyarakat mulai tumbuh. 

Tahun ini, jumlah mahasiswa meningkat signifikan dengan total 34 mahasiswa aktif. “Di awal perkuliahan, mahasiswa dibekali mata kuliah dasar umum seperti Pendidikan Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris,” ujar Nidya Aryani Kamis (5/2/2026).

Mahasiswa juga belajar mata kuliah dasar prodi seperti dasar manajemen, statistik, akuntansi, serta administrasi rumah sakit yang menjadi fondasi penting sebelum memasuki mata kuliah lanjutan.

“Memasuki semester berikutnya, mahasiswa mulai diberikan dengan mata kuliah prodi  seperti manajemen pelayanan rumah sakit, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, logistik, hingga manajemen jaminan mutu rumah sakit,” ungkap Nindya.

Seluruh mata kuliah dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dunia kerja kesehatan. Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit memiliki satu konsentrasi yaitu pada manajemen pelayanan rumah sakit, sejalan dengan visi prodi untuk menghasilkan lulusan yang profesional dan berwawasan entrepreneur. 

Ia juga mengatakan bahwa ada mata kuliah penciri seperti kewirausahaan dalam manajemen pelayanan rumah sakit, manajemen strategi rumah sakit, pengantar akreditasi rumah sakit, asuransi kesehatan, dan kepemimpinan menjadi bekal penting bagi mahasiswa.

Kompetensi lulusan tidak hanya berhenti pada teori di kampus saja. Mahasiswa dituntut mampu memberikan pelayanan berkualitas, melakukan inovasi pelayanan BPJS dan asuransi kesehatan, menganalisis mutu pelayanan, hingga mengevaluasi kepuasan pasien.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, mahasiswa terjun langsung ke rumah sakit sebagai lahan praktik. Beberapa rumah sakit di Provinsi Lampung dan Pulau Jawa menjadi mitra, di antaranya RSUD Dr. Abdul Muluk, RSUD Ahmad Yani Metro, RSIA Restu Bunda, serta sejumlah Puskesmas di Bandar Lampung

Bahkan, mahasiswa juga ada yang praktik di RSUD Dr. Iskak Tulung Agung, Jawa Timur, rumah sakit yang dikenal sebagai salah satu rumah sakit terbaik berstandar internasional. “Dari praktik ini, mahasiswa belajar langsung menghadapi permasalahan nyata di rumah sakit dan mencari solusinya,” kata Nidya.

Saat ini, Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit didukung oleh lima tenaga pengajar (dosen) yang kompeten, sebagian di antaranya merupakan praktisi rumah sakit yang berpengalaman di bidang manajemen pelayanan kesehatan.

Meski terbilang masih baru, prodi ini telah dua kali meluluskan mahasiswa dengan gelar Sarjana Kesehatan (S.Kes). 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved