Berita Lampung
Pasutri di Lampung Selatan Luka-luka Dianiaya OTK, Pelaku Kabur Bawa 2 Sajam
Korban pasutri diketahui bernama Fajri (62) dan Rohimah (61) warga Dusun Katibung 2, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Pasutri di Sidomulyo, Lampung Selatan menjadi korban penganiayan oleh orang tidak kenal (OTK).
- Pelaku kabur dengan membawa dua senjata tajam (sajam).
- Atas kejadian itu, pasutri korban penganiayaan ini dilarikan ke tempat pelayanan kesehatan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan – Warga Dusun Katibung 2, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan mendadak geger setelah pasangan suami istri ( pasutri) pemilik toko kelontong menjadi korban pembacokan, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Korban pasutri diketahui bernama Fajri (62) dan Rohimah (61). Akibat kejadian itu, Fajri mengalami luka bacok di bagian lengan dan harus dilarikan ke rumah sakit di Bandar Lampung.
Sementara Rohimah mengalami luka bacok di bagian paha dan mendapat perawatan di klinik terdekat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat seorang pria tak dikenal datang ke toko kelontong milik korban. Pelaku sempat berpura-pura menawar barang dagangan yang dilayani oleh Rohimah.
Namun, setelah terjadi percakapan terkait harga barang, pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan membacok paha Rohimah. Spontan korban berteriak meminta pertolongan.
Mendengar teriakan sang istri, Fajri bergegas keluar untuk menolong. Nahas, ia juga dibacok pelaku pada bagian lengannya. Teriakan kedua korban membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian.
Setelah melakukan aksinya, pelaku yang diduga beraksi seorang diri langsung melarikan diri dari lokasi dengan membawa dua bilah senjata tajam. Hingga kini, pelaku masih dalam pencarian.
Kepala Dusun Katibung 2, Asep (45), membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kedua korban merupakan warganya.
"Ya, benar, kedua pasangan suami istri itu adalah warga kami," kata Asep saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini belum diketahui motif pelaku melakukan pembacokan.
Namun, dari informasi yang diterimanya, pelaku sempat berpura-pura menjadi pembeli sebelum melakukan penyerangan.
"Tidak ada barang-barang yang diambil. Pelaku langsung kabur setelah melakukan pembacokan dan sekarang masih dalam tahap pencarian," ujarnya.
Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Sidomulyo, Gunawan.
Ia membenarkan adanya peristiwa pembacokan terhadap dua warganya di dalam toko milik korban.
"Korban mengalami luka serius dan sudah mendapatkan penanganan medis. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke pihak berwajib," ucap Gunawan.
| PHRI Lampung Dorong Penggunaan Gas Bumi sebagai Pengganti Gas Elpiji |
|
|---|
| Cahaya Mencurigakan Jadi Petunjuk Keberadaan Jasad Pelajar di Rawa Lampung Tengah |
|
|---|
| 8 Calhaj Lampung Batal Berangkat Tahun Ini, Kemenhaj Beberkan Alasannya |
|
|---|
| Kejati Pulihkan Keuangan Negara Rp 1,5 M Piutang PT Indo Energy Solutions pada Pelindo |
|
|---|
| Identitas Eksekutor Pencurian Mobil di Sanggar Beach Kalianda, Satu Pelaku Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pasutri-Pemilik-Toko-Kelontong-di-Sidomulyo-Dianiaya-OTK.jpg)