Berita Lampung

Warga Pringsewu Secara Swadaya Lakukan Pengecoran Jalan Sepanjang 150 Meter

Demi bisa melintas dengan aman dan nyaman, warga di Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, swadaya lakukan pengecoran jalan.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
PENGECORAN JALAN - Masyarakat Dusun Tambah Mulyo, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu secara swadaya melaksanakan pengecoran jalan desa sepanjang kurang lebih 150 meter yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah, Senin (16/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Pekon Wates Timur, Gadingrejo, swadaya cor jalan rusak 150 meter.
  • Perbaikan dilakukan gotong royong karena jalan berlubang dan berbahaya.
  • Dana dihimpun dari warga dan donatur. Warga berharap ada perhatian lanjutan untuk titik jalan lain.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Demi bisa melintas dengan aman dan nyaman, warga di Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, swadaya lakukan pengecoran jalan.

Adapun ruas jalan yang dilakukan pengecoran sepanjang 150 meter. Warga pun secara gotong royong melakukan pengecoran jalan pada Senin (16/2/2026).

Inisiatif warga memperbaiki jalan rusak itu menarik perhatian masyarakat hingga donatur untuk berpartisipasi dalam kegiatan itu.

Apa lagi jalan berlubang dan tidak rata itu dinilai membahayakan, terutama pada saat musim hujan.

Mengingat jalan ini sebagai akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju fasilitas umum, lahan pertanian, serta jalur pendidikan.

Baca juga: Tak Kunjung Disentuh Pemerintah, Warga Pringsewu Akhirnya Patungan Perbaiki Jalan

Warga menggalang dana secara swadaya dengan mencari donatur, untuk melakukan pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 150 meter tersebut.

Seorang warga, Handoko mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar.

“Kami warga Dusun Tambah Mulyo, Pekon Wates Timur, melaksanakan gotong royong pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 150 meter. Dengan anggaran swadaya, Alhamdulillah pembangunan ini bisa terlaksana,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan jalan ini tidak hanya bertujuan memperlancar akses transportasi, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga dan membangun lingkungan tempat tinggal. 

Ia menilai, kondisi infrastruktur yang layak akan berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Proses pengecoran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan puluhan warga. 

Sejak pagi hari, masyarakat bergotong royong menyiapkan adukan semen, meratakan permukaan jalan, hingga memastikan hasil pengecoran sesuai harapan.

Di akhir kegiatan, warga menyampaikan apresiasi kepada para donatur serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi, baik dalam bentuk tenaga, material, maupun konsumsi. 

Kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan dinilai menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa.

Meski jalan sepanjang 150 meter tersebut kini telah diperbaiki, warga berharap perhatian terhadap infrastruktur lingkungan dapat terus berlanjut. 

Pasalnya, masih terdapat sejumlah titik jalan lain di Pekon Wates Timur yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Sebaga warga, Handoko pun berharap langkah swadaya ini dapat menjadi pemicu kolaborasi yang lebih luas antara masyarakat dan pihak terkait.

Sehingga pembangunan infrastruktur desa dapat dilakukan secara berkesinambungan demi kesejahteraan bersama. 

(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved