Berita Lampung
Lampung Dilanda Banjir hingga Angin Puting Beliung
Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Antara, Pasar Tamin, Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung menyebabkan berbagai bencana, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga angin puting beliung, Minggu (22/2/2026).
Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, bencana di beberapa kabupaten/kota, seperti Bandar Lampung, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu.
Di Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, pohon berdiameter sekitar 25 sentimeter tumbang dan menimpa kabel listrik PLN serta tembok SD Negeri 3 Bandar Lampung yang berada di Jalan Bahari IV. Akibat kejadian ini, tembok sekolah mengalami kerusakan sedang.
"Pohon tumbang timpa tembok SD di Panjang. Pohon tersebut menimpa kabel listrik PLN serta tembok SD Negeri 3 Bandar Lampung," ujar Humas BPBD Lampung Wahyu Hidayat, Senin (23/2/2026).
Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Antara, Pasar Tamin, Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.40 WIB.
"Pohon randu dengan diameter sekitar 200 cm tumbang akibat hujan deras dan angin kencang, lalu menimpa tiga ruko milik warga," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung Idham Basyar Saputra, Senin (23/2/2026).
Ketiga ruko mengalami kerusakan pada bagian atap yang jebol akibat tertimpa batang pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pohon tumbang juga terjadi di Jalan WR Supratman Gang Beringin 2, Kelurahan Talang, Kecamatan Telukbetung Selatan. Sebuah pohon kelapa berdiameter sekitar 50 cm tumbang dan menimpa mobil Toyota Rush nomor polisi BE 1695 AAH.
Idham menegaskan, Pemkot Bandar Lampung melalui TRC-PB BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan penanggulangan bencana kepada masyarakat, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang saat hujan deras dan angin kencang.
Warga yang mengalami kondisi darurat dapat menghubungi Call Center 117 atau nomor 0821-8099-2105 dan 0811-1160-9117. "Petugas kami siaga 24 jam untuk merespons laporan masyarakat," tandasnya.
Idham mengatakan, hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan pohon tumbang di lima lokasi, genangan air di sejumlah ruas jalan, serta satu titik longsor di wilayah Telukbetung Selatan.
Adapun lokasi genangan air tersebar di Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Tanjungkarang Pusat; Jalan WR Supratman, Kupang Teba, Telukbetung Utara; Jalan Gurita Gang Abdul Mukti Kangkung, Bumi Waras; serta Jalan Kusuma Yuda Sukarame 2, Telukbetung Barat.
Ada pula peristiwa tanah longsor yang menutup akses di Jalan P Emir M Noer, Gang Laksana RT 05, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Selatan.
"Selain pohon tumbang di lima titik, ada beberapa lokasi yang tergenang air sehingga menghambat aktivitas warga. Satu titik longsor terjadi di Telukbetung Selatan," ujar Idham.
Satgas Terpadu yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, serta instansi terkait lainnya bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan material.
Idham memastikan sebagian besar penanganan telah selesai dilakukan, meski masih ada beberapa titik yang dalam proses pengerjaan petugas di lapangan.
Mengantisipasi potensi cuaca buruk yang diprediksi masih berlangsung hingga bulan depan, BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat diminta tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras disertai angin kencang, menjauhi baliho atau konstruksi yang rapuh, serta memastikan saluran drainase di lingkungan rumah tidak tersumbat.
BPBD juga meminta warga untuk terus memantau informasi cuaca resmi dan segera melaporkan jika terjadi keadaan darurat melalui Call Center BPBD atau instansi terkait.
RSUDAM Tergenang
Hujan deras juga sempat membuat RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) tergenang. Genangan air terlihat di area depan gedung forensik, Minggu (23/2/2026).
Meski sempat terdampak, pihak rumah sakit memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu.
Humas RSUDAM Desi Yuanita mengatakan, genangan air muncul akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.
Namun, pihak manajemen bergerak cepat melakukan penanganan sehingga dampaknya tidak meluas ke area pelayanan medis.
"Genangan air terjadi di depan gedung forensik dan tidak sampai masuk ke ruang-ruang rawat. Pelayanan tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada gangguan terhadap pasien," ujarnya, mewakili Direktur RSUDAM Imam Ghozali, Senin (23/2/2026).
Desi menegaskan, petugas langsung melakukan penanganan dengan memastikan saluran air berfungsi optimal serta melakukan pembersihan di area terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan pasien dan keluarga yang berada di lingkungan rumah sakit.
Menurutnya, lokasi genangan berada di area luar gedung, sehingga tidak berdampak terhadap aktivitas pelayanan, baik di instalasi gawat darurat (IGD), ruang rawat inap, maupun poliklinik.
"Alhamdulillah sudah langsung diatasi. Saat ini kondisi sudah kembali seperti semula," jelasnya.
(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)
Berita Lampung
Tribunlampung.co.id
Bandar Lampung
hujan
banjir
angin puting beliung
pohon tumbang
BPBD
| Buron 15 Hari, Adik Ipar Kepala Kampung di Lampung Tengah Ditangkap Seusai Bacok Korban di Way Lunik |
|
|---|
| Wali Kota Bandar Lampung Beri Bantuan Korban Banjir Uang Tunai dan Beras |
|
|---|
| Satpam SMAN 1 Banjaran Hilang Hanyut Saat Menolong Warga di Sungai Cibanjaran |
|
|---|
| Kronologi Pembacokan di Pasar Kopindo, Dipicu Serangan Awal Berujung Luka Parah |
|
|---|
| Ketiadaan CT Scan, RSUD Pesawaran Rujuk Korban Sambaran Petir ke Mitra Husada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Hujan-menyebabkan-banjir-pohon-tumbang.jpg)