Berita Lampung

Penggilingan Padi di Pesawaran Serap Gabah Kering Panen Rp 6.750 per Kg

Penggilingan Padi (PP) Berkah Mulia di Kabupaten Pesawaran menyerap Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp 6.750 per kilogram. 

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/DKP Pesawaran
TINJAU - Tim Saber Kabupaten Pesawaran bersama Dinas Ketahanan Pangan melakukan peninjauan ke Penggilingan Padi Berkah Mulia, Senin (23/2/2026). Penggilingan tersebut menyerap Gabah Kering Panen (GKP) Rp6.750 per kilogram dan memiliki kapasitas produksi 20 ton per hari. 

Ringkasan Berita:
  • Penggilingan Padi (PP) Berkah Mulia di Kabupaten Pesawaran menyerap Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp 6.750 per kg.
  • Harga ini lebih tinggi dibandingkan saat panen raya, yang berkisar Rp 6.500 per kg.
  • Informasi tersebut didapat saat peninjauan Tim Saber Kabupaten Pesawaran bersama instansi terkait, Senin (23/2/2026).

Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Penggilingan Padi (PP) Berkah Mulia di Kabupaten Pesawaran menyerap Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp 6.750 per kilogram. 

Harga tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan saat panen raya yang berada di kisaran Rp 6.500 per kilogram.

Hal itu terungkap dalam peninjauan Tim Saber Kabupaten Pesawaran bersama instansi terkait pada Senin (23/2/2026).

Pasokan gabah penggilingan tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, seperti Lampung Selatan dan Tulang Bawang, serta sebagian dari Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pesawaran Hendra Sulistianto mengatakan, harga pembelian gabah masih dalam kondisi wajar dan tidak mengalami lonjakan signifikan.

“Untuk harga GKP saat ini Rp 6.750 per kilogram. Angka ini masih stabil dan hanya sedikit di atas harga saat panen raya. Secara umum, kondisi pasokan gabah dan produksi beras di Pesawaran masih aman,” kata Hendra kepada Tribunlampung, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, beras hasil penggilingan dipasarkan dengan merek dagang BM dan didistribusikan melalui penjualan langsung maupun ke distributor yang telah bekerja sama. 

Selain itu, PP Berkah Mulia juga menjadi maklon penggilingan untuk Bulog.

Menurut Hendra, beras merek BM telah memenuhi persyaratan minimal izin edar. 

Harga jual beras tersebut berkisar Rp 12.500 hingga Rp 13.000 per kilogram, termasuk biaya pengangkutan, dan dipasarkan melalui toko milik penggilingan di Bandar Lampung.

Dari sisi kapasitas produksi, PP Berkah Mulia memiliki fasilitas penggilingan sebesar 20 ton per hari dan oven pengering gabah berkapasitas 40 ton. 

“Sementara kapasitas gudang penyimpanan mencapai 20 ton,” paparnya.

“Kapasitas gudang memang tidak terlalu besar karena beras yang sudah selesai diproduksi dan dikemas langsung didistribusikan. Pola ini justru membantu menjaga perputaran stok tetap lancar,” jelasnya.

DKP Pesawaran memastikan pengawasan terhadap pasokan dan distribusi beras akan terus dilakukan, terutama saat Ramadan dan Idulfitri, guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan di masyarakat.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved