Berita Lampung

Hasil Sidak Bulog di Bandar Lampung, Stok Beras dan Minyakita Aman Harga Stabil

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra mengatakan, pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bulog
SIDAK - Tim Bulog Lampung saat melakukan sidak di sejumlah tempat distribusi bahan pangan di wilayah Kota Bandar Lampung. 

Ringkasan Berita:
  • Perum BULOG Kanwil Lampung melaksanakan sidak ke sejumlah titik distribusi pangan di Bandar Lampung.
  • Sejumlah titik pasar tradisional hingga ritel modern yang telah disidak di antaranya Pasar Tradisional Pasir Gintung, Toserba Chandra, hingga Superindo.
  • Hasil sidak, stok beras dan Minyakita aman kemudian harganya stabil.

Tribunlampung.co.id Bandar Lampung -  Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga komoditas beras dan Minyakita dalam keadaan aman selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra mengatakan, pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi pangan di Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, hal ini guna memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga tetap terjangkau bagi masyarakat di tengah meningkatnya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Adapun sidak dilakukan tim BULOG Lampung bersama Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional. 

Sejumlah titik pasar tradisional hingga ritel modern yang telah disidak di antaranya, Pasar Tradisional Pasir Gintung, Toserba Chandra, hingga Superindo.

Baca juga: Target Bulog 4 Juta Ton 2026, Perpadi Lampung Tegaskan Kesiapan Dukung Pengadaan Beras

"Setelah melakukan pantauan secara riil di lapangan, kami menegaskan bahwa BULOG hadir langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar, dan pasokan beras, dan Minyakita tersedia dalam jumlah cukup," ujar Rindo Safutra, Selasa (24/2/2026)

Selain memantau pergerakan harga, petugas juga mengecek kualitas produk, memastikan ketersediaan stok di tingkat pedagang, hingga mengedukasi para pelaku usaha mengenai keamanan dan mutu pangan.

Rindo Safutra menegaskan, kehadiran BULOG di lapangan adalah bentuk komitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Kami memastikan stok nasional dalam kondisi aman, dan distribusi makin kami masifkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadan dan Lebaran," ucapnya.

Terkait angka cadangan pangan, Rindo merinci bahwa posisi stok saat ini sangat kuat untuk menopang kebutuhan warga Lampung selama masa Lebaran 2026.

"Untuk beras, stok Cadangan Beras Pemerintah dalam kondisi sangat aman, saat ini ada sebanyak 170.000 ton. Sementara untuk komoditas Minyakita, BULOG memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan pemerintah dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET)," ungkapnya.

Menyadari adanya potensi spekulasi harga di momen krusial, BULOG Lampung telah mengintensifkan kerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Daerah dan Satgas Pangan.

Langkah ini diambil untuk mencegah adanya oknum yang mencoba melakukan penimbunan barang yang dapat merusak harga pasar. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat Lampung tetap stabil.

"Pengawasan tidak akan berhenti saat Lebaran tiba, monitoring secara berkala akan terus dilakukan hingga masa pasca-Lebaran,"

Hal ini merupakan bagian dari pelayanan prima untuk mendukung terciptanya situasi pangan yang aman, stabil, dan terkendali di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved