Berita Lampung

Pengamat UIN RIL Nilai Instruksi Prabowo Gandeng Kampus Jadi Langkah Visioner

Pengamat dari UIN Raden Intan Lampung, Suhendar menilai instruksi Presiden Prabowo Subianto adalah langkah visioner.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Kiki Novilia
Dokumentasi Pribadi Dr Suhendar
KATA PENGAMAT - Pengamat Ekonomi dan Keuangan UIN Raden Intan Lampung, Dr Suhendar, menilai instruksi Presiden Prabowo Subianto agar seluruh perguruan tinggi menjadi mitra strategis pemerintah daerah merupakan langkah visioner. 

Ringkasan Berita:
  • Pengamat UIN Raden Intan Lampung, Suhendar menilai instruksi Presiden Prabowo Subianto agar seluruh perguruan tinggi menjadi mitra strategis pemerintah merupakan langkah visioner.
  • Ia menjelaskan, banyak daerah memiliki potensi ekonomi besar, namun belum berkembang optimal akibat keterbatasan SDM yang kompeten dan siap terjun ke sektor strategis.
  • Suhendar menilai salah satu sektor yang membutuhkan dukungan SDM profesional ialah industri perbankan syariah.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung Pengamat Ekonomi dan Keuangan UIN Raden Intan Lampung, Dr Suhendar, menilai instruksi Presiden Prabowo Subianto agar seluruh perguruan tinggi menjadi mitra strategis pemerintah daerah merupakan langkah visioner.

Menurut dosen UIN Raden Intan Lampung tersebut, kebijakan itu menjadi upaya membangun ekosistem pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Selama ini pembangunan ekonomi daerah masih menghadapi persoalan klasik, yakni rendahnya sinkronisasi antara kebutuhan dunia kerja, kebijakan pemerintah, dan output pendidikan tinggi,” ujar Suhendar, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, banyak daerah memiliki potensi ekonomi besar, namun belum berkembang optimal akibat keterbatasan SDM yang kompeten dan siap terjun ke sektor strategis.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi tempat mencetak lulusan akademik, tetapi juga harus mampu menghasilkan SDM yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan mendukung transformasi ekonomi daerah.

Baca juga: WR III UIN Raden Intan Lampung Tekankan Citra Positif hingga Peran Agen Perubahan

“Di era persaingan ekonomi modern, daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga SDM unggul yang mampu mengelola sektor keuangan, industri, digitalisasi usaha, hingga ekonomi syariah,” katanya.

Suhendar menilai salah satu sektor yang membutuhkan dukungan SDM profesional ialah industri perbankan syariah.

Pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, termasuk di Lampung, dinilai cukup pesat dan perlu diimbangi tenaga kerja yang memiliki kompetensi akademik, pemahaman syariah, kemampuan digital, serta keterampilan praktis.

Ia mengatakan perguruan tinggi dapat menjawab kebutuhan tersebut melalui kurikulum yang terintegrasi dengan dunia industri.

“Kampus harus mampu menyiapkan lulusan yang tidak hanya memahami teori ekonomi dan keuangan syariah, tetapi juga siap bekerja di sektor perbankan syariah, fintech syariah, hingga audit dan akuntansi syariah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat penyedia SDM strategis melalui program magang terintegrasi, laboratorium praktik industri, sertifikasi kompetensi, serta kerja sama dengan dunia usaha dan perbankan.

Menurutnya, kolaborasi kampus dan pemerintah daerah juga penting untuk memperkuat pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Hal ini seperti membantu UMKM naik kelas, mendampingi digitalisasi usaha masyarakat, memperkuat tata kelola koperasi syariah, hingga meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa.

“Pembangunan daerah tidak boleh hanya berbasis anggaran, tetapi juga harus berbasis kualitas manusia,” tegasnya.

Ia juga menilai dunia pendidikan tinggi perlu lebih adaptif terhadap perubahan industri dan kebutuhan pasar kerja.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved