Berita Lampung

Tiga Dekade Menanti, Mirza Gubernur Lampung Pertama yang Berdialog dengan Warga Rawa Pitu

Pertama kalinya seorang gubernur datang langsung dan berdialog dengan masyarakat Rawa Pitu yang dikenal sebagai lumbung pangan tersebut

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
PENINJAUAN - Gubernur Lampung beserta sejumlah OPD tinjau jalan Gedung Aji – Umbul Mesir, Rawa Pitu, Tulangbawang,  Selasa (3/3/2026). 

“Kami siap dorong, Pak, kalau mobil rombongan masuk genangan,” tuturnya.

Kepala Desa Sumber Agung, Sahel, mengatakan perbaikan jalan sebelumnya pernah dilakukan, namun belum menyentuh seluruh ruas yang rusak.

“Dengan komitmen Pak Gubernur bahwa jalan akan dirigid beton ini sangat luar biasa bagi kami, walaupun baru 6,5 kilometer. Mudah-mudahan berlanjut, karena masih ada sekitar 11 kilometer lagi yang belum dibangun,” katanya penuh harap.

Sementara itu, Mirza menyampaikan bahwa tahap awal pembangunan akan dilakukan sepanjang 6,5 kilometer dengan konstruksi rigid beton. 

Secara keseluruhan, ruas Umbul Mesir – Rawa Pitu memiliki panjang lebih dari 31 kilometer, dan sekitar 13,5 kilometer ditargetkan diperbaiki dalam dua tahun ke depan.

“Terdapat sekitar 28 ribu masyarakat di dalamnya, hampir semuanya bertani padi. Dari Rawa Pitu saja, setiap panen bisa menghasilkan puluhan ribu ton beras. Kita ingin komunitas pertanian terjaga dan masyarakatnya makmur,” ujarnya.

Ia juga menyinggung bahwa mayoritas warga Rawa Pitu merupakan transmigran yang telah puluhan tahun menetap, namun belum merasakan infrastruktur jalan yang layak.

“Bayangkan saja, sudah lebih dari 30 tahun warga di sini belum merasakan jalan yang baik. Ini harus kita selesaikan,” tegasnya.

Menurutnya, proses pengerjaan kini telah memasuki tahap tender dan ditargetkan segera dimulai dalam waktu dekat.

Bagi warga Rawa Pitu, kunjungan itu bukan hanya tentang pembangunan jalan. 

Lebih dari itu, mereka merasa didengar dan diperhatikan setelah tiga dekade menanti.

Sebuah harapan baru pun mulai tumbuh di tengah hamparan sawah yang selama ini mereka garap dengan penuh kesabaran.


( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama ) 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved