Berita Lampung
Operasi Ketupat Krakatau Polres Lampung Selatan Libatkan 749 Personel
Total sebanyak 749 personel disiagakan dan ditempatkan di 21 titik pengamanan yang terdiri dari struktur operasi.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Polres Lampung Selatan mengerahkan personel gabungan untuk Operasi Ketupat Krakatau 2026.
- Total 749 personel disiagakan di 21 titik pengamanan selama mudik-balik Lebaran 2026.
- Ratusan personel itu merupakan gabungan dari berbagai instansi yang dilibatkan dalam operasi pengamanan.
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan- Polres Lampung Selatan mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan sejumlah titik strategis di wilayahnya dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Total sebanyak 749 personel disiagakan dan ditempatkan di 21 titik pengamanan yang terdiri dari struktur operasi, Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Pengamanan (Pos Pam).
Kabag Ops Polres Lampung Selatan Kompol Defrison mengatakan, ratusan personel itu merupakan gabungan dari berbagai instansi yang dilibatkan dalam operasi pengamanan.
"Total personel yang dikerahkan sebanyak 749 orang yang tersebar di 21 titik penempatan, mulai dari struktur internal operasi, Pos Pelayanan hingga Pos Pengamanan," kata Kompol Defrison, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, kekuatan terbesar berasal dari unsur kepolisian. Tercatat sebanyak 360 personel dari Polres Lampung Selatan dan 51 personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Lampung turut diterjunkan dalam operasi tersebut.
Baca juga: Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polresta Bandar Lampung Bakal Dirikan 9 Pos Pengamanan
Selain itu, sejumlah instansi daerah juga ikut memperkuat pengamanan.
"Di antaranya Dinas Kesehatan sebanyak 80 personel, Satuan Polisi Pamong Praja 72 personel, Dinas Perhubungan 56 personel, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 16 personel, serta Dinas Pemadam Kebakaran sebanyak 12 personel," ujarnya.
Pengamanan juga melibatkan unsur TNI dan mitra lainnya, yakni Kodim dengan 62 personel, Senkom 20 personel, Basarnas 12 personel, serta BKK sebanyak 8 personel.
Defrison menjelaskan, penempatan personel dibagi dalam beberapa kategori.
Untuk struktur dan satuan tugas operasi yang meliputi struktur operasi, posko, serta satgas preemtif, preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum dan Bantuan, terdapat 54 personel yang seluruhnya berasal dari Polres Lampung Selatan.
Sementara itu, Pos Pelayanan Pelabuhan Bakauheni menjadi titik dengan jumlah personel terbesar, yakni sebanyak 119 orang.
Pos pelayanan lainnya berada di Bandara Radin Inten II yang diperkuat oleh 31 personel.
Untuk Pos Pengamanan, personel ditempatkan di 12 titik strategis seperti dermaga, kawasan publik hingga rest area tol.
Beberapa titik dengan jumlah personel cukup besar antara lain Rest Area KM 20 B Tol Trans Sumatera dengan 75 personel.
Kemudian Pos Pam Gayam eks Timbangan serta Rest Area KM 49 B masing-masing diperkuat 61 personel. Sementara Pos Pam Lampung Selatan Expo disiagakan sebanyak 51 personel.
Dalam pelaksanaan tugas, sistem kerja personel di Pos Pam dan Pos Yan dibagi menjadi dua regu dengan sistem piket selama 12 jam setiap regu.
Selain itu, kepala pos pelayanan (Kapos Yan) juga diwajibkan untuk hadir setiap hari guna memastikan operasional pelayanan dan pengamanan berjalan optimal.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
| FH Unila Gelar Kuliah Umum, Bahas Peran Strategis Advokat dalam Pembaruan Hukum Acara Pidana |
|
|---|
| Disdukcapil Pesawaran Jemput Bola, Pastikan ODGJ Dapat Dokumen Kependudukan Tanpa Diskriminasi |
|
|---|
| Polisi Ungkap Peran 7 Orang dalam Prostitusi Terselubung di Lampung Timur, Dua Jadi Otak |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Jumat 1 Mei 2026, Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Hujan Siang-Sore |
|
|---|
| Progres Baru 38 Persen, Sekolah Rakyat di Kota Baru Ditarget Rampung Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Operasi-Ketupat-Krakatau-Polres-Lampung-Selatan-libatkan-749-personel.jpg)