Berita Lampung
Banjir Rendam Rumah Warga Jelang Buka Puasa, 'Kasur Sampai Basah, Gak Jadi Masak'
Air tidak hanya merendam akses jalan utama hingga sulit dilalui kendaraan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026) sore, mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Sejumlah wilayah terdampak diantaranya, Rajabasa sejumlah wilayah lain, seperti Kecamatan Kedaton, Sukarame, dan Sukabumi Bandar Lampung, hingga Karang Anyar Jati Agung Lampung Selatan.
Salah satunya yang terdampak yakni pemukiman warga di RT 13, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa.
Di lokasi ini, genangan air berwarna cokelat lumpur masih merendam area perumahan dengan ketinggian bervariasi, mulai dari semata kaki hingga lutut orang dewasa.
Dari video yang diterima Tribunlampung.co.id, tampak air setinggi mata kaki mengalir cukup deras hingga mengganggu mobilitas pengendara.
Baca Juga Warga Rajabasa Keluhkan Banjir hingga Insentif Kader Posyandu Saat Reses DPRD Lampung
Air tidak hanya merendam akses jalan utama hingga sulit dilalui kendaraan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga yang sedang menyiapkan menu untuk berbuka puasa.
"Banjir, masuk ke dalam rumah air, masuk ke dalam rumah, kasur sampai basah, gak jadi masak buka puasa," ujar Agus(42), warga setempat.
Warga setempat menuturkan, kondisi banjir disebabkan hujan deras yang terjadi, ditanbah lagi adanya pembangunan perumahan baru di sekitar area tersebut.
"Ini air kiriman dari perumahan di atas yang baru dibangun, sampai sebetis ini, nggak bisa kebendung lagi," kata warga lainnya.
"Harusnya mereka (perumahan) membuat siring permanen, air jangan dialirkan ke arah pemukiman sini," Imbuhnya.
Warga setempat berharap pihak pengembang perumahan bertanggung jawab atas kondisi banjir tersebut.
Sementara, BMKG Lampung mengumumkan status WASPADA diberlakukan untuk wilayah Kota Bandar Lampung dan sekitarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah seperti Rajabasa, Labuhan Ratu, Way Halim, Kedamaian, dan Sukarame (Bandar Lampung)
Di Lampung Selatan, BMKG mengimbau masyarakat Jati Agung, Natar, dan Tanjung Bintang juga waspada.
"Masyarakat diimbau menghindari area rendah saat hujan, memeriksa saluran air sekitar rumah, dan waspada terhadap peningkatan debit sungai," tulis keterangan resmi BMKG.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
| Pemicu Pengeroyokan Sopir Truk di Jalinsum Lampung Tengah, Korban Babak Belur |
|
|---|
| Zulhas Lantik Pengurus PAN Lampung, Tegaskan Dukungan ke Pemerintah, Target 3 Besar |
|
|---|
| Awalnya Rintis Usaha di Sela Waktu Kuliah, Resty Kini Mampu Produksi 2.000 Pie per Hari |
|
|---|
| Jasmine Alya Capaska Asal Metro Lampung Tembus Seleksi Nasional |
|
|---|
| Balita 4 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Dewasa Hotel Mewah Bandar Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir-di-bandar-lampung-jumat.jpg)