Mudik Lebaran
Jelang Mudik Lebaran, Polres Lampung Tengah Gelar Rakor
Heru Sulistyananto menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi antarinstansi untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Lampung Tengah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna memastikan kesiapan pengamanan serta kelancaran arus lalu lintas selama tradisi mudik Lebaran di wilayah hukumnya.
Rakor tersebut berlangsung pada Senin (9/3/2026) pagi di Aula Atmani Wedhana Mapolres setempat.
Kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Lampung Tengah Heru Sulistyananto yang mewakili Kapolres Charles Pandapotan Tampubolon.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi terkait, di antaranya unsur TNI, pemerintah daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta berbagai stakeholder yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Heru Sulistyananto menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi antarinstansi untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik yang diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kami ingin memastikan arus mudik dan arus balik perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak terkait," ujar Heru.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi pengamanan dengan sandi Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polres Lampung Tengah akan mendirikan delapan pos pengamanan (pospam) dan satu pos pelayanan (posyan)di sejumlah titik strategis di wilayah Lampung Tengah.
Sebanyak 189 personel Polres Lampung Tengah akan diterjunkan dalam operasi tersebut.
Mereka akan ditempatkan sesuai dengan plotting tugas guna memaksimalkan pengamanan di lapangan.
"Selain mendirikan pos pengamanan dan pelayanan, personel juga akan melaksanakan pengamanan di sejumlah objek vital, pusat keramaian, tempat ibadah, serta melakukan patroli di jalur-jalur yang dilalui para pemudik," tambahnya.
Dalam rakor tersebut juga dibahas sejumlah poin penting, antara lain strategi pengaturan lalu lintas serta kesiapan personel di titik-titik yang rawan kemacetan maupun kecelakaan.
Selain itu, para peserta rapat turut membahas langkah-langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam, kejahatan jalanan, hingga kesiapan layanan kesehatan bagi para pemudik.
"Melalui rakor lintas sektoral ini, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin solid sehingga pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah, khususnya di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Polres-Lampung-Tengah-rakor-mudik.jpg)