Berita Lampung

Jelang Lebaran, Gadai Emas di Pegadaian SumBagSel Naik 50 Persen

Hal ini seiring dengan kenaikan harga emas yang membuat masyarakat lebih memilih menggadaikan emas dibandingkan menjualnya.

Tribunlampung.co.id
EMAS - Foto ilustrasi, emas antam. Gadai emas di Pegadaian SumBagSel naik 50 persen jelang Lebaran 2026. Diduga kenaikan gadai karena harga emas tinggi sehingga sayang untuk dijual. 

Ringkasan Berita:
  • Minat masyarakat menggadaikan emas di PT Pegadaian wilayah Sumbagsel meningkat.
  • Tren gadai emas tersebut terlihat sejak awal Ramadan.
  • Diduga kenaikan harga emas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat memanfaatkan layanan gadai emas.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, minat masyarakat untuk menggadaikan emas di PT Pegadaian wilayah Sumatera Bagian Selatan (SumBagSel) mengalami peningkatan.

Hal ini seiring dengan kenaikan harga emas yang membuat masyarakat lebih memilih menggadaikan emas dibandingkan menjualnya.

Humas dan Protokoler PT Pegadaian Kanwil III SumBagSel, Afrio Gunawan mengatakan, bahwa tren gadai emas tersebut terlihat sejak awal Ramadan.

Menurut dia, kenaikan harga emas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat memanfaatkan layanan gadai emas.

"Animo masyarakat saat ini khususnya pada produk gadai mengalami peningkatan. Dengan harga emas yang naik, masyarakat lebih memilih menggadaikan emas daripada menjualnya," ujar Afrio, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Awal Ramadan Tren Buyback Emas Meningkat di Lampung, Harga Turun

Menurutnya, alasan masyarakat memilih menggadaikan emas cukup sederhana. Selain dapat memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran, emas yang digadaikan juga masih bisa ditebus kembali di kemudian hari.

"Jika digadaikan, emas tetap bisa ditebus kembali. Di sisi lain, kebutuhan menjelang Lebaran bisa terpenuhi, dan emas juga aman karena dititipkan di Pegadaian," jelasnya.

Ditambahkan Afrio, sejak 1 Maret 2026 PT Pegadaian SumBagSel juga menjalankan program penitipan emas tanpa biaya titip sebagai bentuk layanan tambahan bagi masyarakat.

Dari sisi pertumbuhan transaksi, produk gadai emas mengalami peningkatan sekitar 50 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Peningkatan ini dipengaruhi perubahan perilaku nasabah yang kini lebih memilih gadai emas daripada menjual aset emas mereka.

Selama bulan Ramadan, barang yang paling banyak digadaikan masih didominasi emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun emas batangan.

Bagi nasabah yang sudah memiliki pinjaman sebelumnya, Pegadaian juga menyediakan layanan penambahan pinjaman.

Layanan ini dapat dilakukan langsung di outlet Pegadaian maupun melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.

Sementara itu, harga emas pada Selasa (10/3/2026) tercatat cukup tinggi. Untuk emas batangan Galeri 24 berada di angka Rp 3.039.000 per gram, sedangkan emas Antam mencapai Rp 3.140.000 per gram.

Kondisi ini diperkirakan masih akan memengaruhi tingginya minat masyarakat memanfaatkan layanan gadai emas selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved