Berita Lampung
Korban Sambaran Petir di Gedong Tataan Dirujuk ke RS Mitra Husada Pringsewu
Humas RSUD Pesawaran Riski Ilhamsyah mengatakan, pasien dirujuk ke RS Mitra Husada karena keterbatasan fasilitas medis di RSUD setempat.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - RSUD Pesawaran merujuk Pratikno (55), korban sambaran petir di Kecamatan Gedong Tataan, ke RS Mitra Husada Pringsewu untuk penanganan lebih lanjut.
Korban dirujuk pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Humas RSUD Pesawaran Riski Ilhamsyah mengatakan, pasien dirujuk ke RS Mitra Husada karena keterbatasan fasilitas medis di RSUD setempat.
“Pasien sudah kami rujuk tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB ke RS Mitra Husada. Rujukan dilakukan karena kami belum memiliki alat CT scan untuk pemeriksaan kepala,” ujar Riski kepada Tribun Lampung, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan lanjutan menggunakan CT scan diperlukan guna memastikan kondisi pasien pasca insiden sambaran petir yang sebelumnya menyebabkan penurunan kesadaran.
Meski demikian, kondisi pasien dilaporkan terus menunjukkan perkembangan positif.
Riski menyebutkan, saat ini pasien sudah tidak lagi menggunakan bantuan oksigen dan tingkat kesadarannya semakin membaik.
“Alhamdulillah kondisi terakhir semakin baik, oksigen sudah tidak digunakan lagi. Kesadaran pasien juga sudah membaik dan sudah bisa berkomunikasi,” jelasnya.
Namun, untuk komunikasi lebih lanjut terkait kondisi medis, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa interaksi lebih banyak dilakukan dengan keluarga pasien.
Pratikno menjadi korban sambaran petir di area persawahan Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Dalam kejadian tersebut, satu korban bernama Wiwik Widayati (52) meninggal dunia di lokasi.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)
| 751 Ribu Kendaraan di Lampung Menunggak Pajak, Bapenda Tawarkan Keringanan |
|
|---|
| Polda Lampung Ingatkan Warga Waspada Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Rumah |
|
|---|
| DPRD Soroti Minimnya Armada Damkarmat Lampung Tengah Akibat Keterbatasan Anggaran |
|
|---|
| Pemkot Bandar Lampung Mulai Salurkan BOSDA SMP, Setiap Anak Dapat Rp 300 Ribu |
|
|---|
| BMKG Sebut Suhu Panas Kemarau di Lampung Saat Ini Masih Terkategori Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Petani-di-Banyumas-tewas-tersambar-petir.jpg)