Mudik Lebaran

Akademisi Ingatkan Pentingnya Faktor Keselamatan Selama Arus Mudik: Ramp Check Rutin

Abi mengingatkan pentingnya faktor keselamatan selama arus mudik, terutama pada kendaraan umum seperti bus.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
FAKTOR KESELAMATAN - Foto ilustrasi, suasana Terminal Rajabasa Bandar Lampung. Akademisi Itera ingatkan pentingnya faktor keselamatan selama arus mudik. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total populasi Indonesia. 

Angka ini turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Akademisi sekaligus Pengamat Transportasi dari Institut Teknologi Sumatera (Itera), M. Abi Berkah Nadi, menilai penurunan potensi pemudik tersebut tidak lepas dari sejumlah faktor, terutama kondisi ekonomi masyarakat.

Menurutnya, turunnya pemudik tahun ini kemungkinan dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang menurun serta biaya transportasi yang relatif tinggi.

“Kalau melihat tren penurunan prediksi mudik tahun ini, kemungkinan dipengaruhi beberapa faktor seperti pelemahan ekonomi, daya beli masyarakat yang menurun, serta biaya transportasi yang tinggi,” ujar Abi Selasa (10/3/2026).

Baca Juga Penurunan Jumlah Pemudik, Akademisi Itera Nilai Faktor Ekonomi Keluarga Masih Berpengaruh

Abi juga menyoroti kebijakan subsidi transportasi dari pemerintah yang perlu tepat sasaran. 

Jika tidak dikelola dengan baik, hal itu berpotensi memunculkan polemik di masyarakat.

“Yang dikhawatirkan adalah munculnya praktik calo tiket travel. Saat tiket habis, kemudian dijual kembali dengan harga tinggi karena kebutuhan masyarakat yang mendesak,” ujarnya.

Menurut Abi, faktor ekonomi menjadi penyebab utama turunnya potensi pemudik tahun ini. 

Banyak perantau yang harus menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan yang tidak sebanding.

“Bagi perantau yang mencari nafkah di kota besar, ketika penghasilan tidak sebanding dengan pengeluaran, maka keinginan untuk mudik juga bisa berkurang,” jelasnya.

Selain itu, harga tiket travel yang melonjak saat musim mudik juga menjadi sorotan. 

Ia menilai pengawasan terhadap praktik penjualan tiket perlu diperketat agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan besar.

Perhatikan Faktor Keselamatan

Abi mengingatkan pentingnya faktor keselamatan selama arus mudik, terutama pada kendaraan umum seperti bus.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved