Berita Lampung

Kapolda Helfi Sidak Bapokting di Pasar, Dapati Harga Daging Naik Rp 5 Ribu per Kg

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengecekan bahan pokok penting (bapokting) menjelang hari raya.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
CEK HARGA DAGING SAPI - Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf saat mengecek harga daging sapi di Pasar Rakyat Way Halim, Rabu (11/3/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengecekan bahan pokok penting (bapokting) menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026). 

Kapolda didampingi Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Heri Rusyaman hingga Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun. 

Kapolda Helfi beserta jajaran mendatangi dua pasar di Kota Bandar Lampung, yakni Pasar Rakyat Way Halim dan Pasar Pasir Gintung.

Pimpinan tertinggi korps bhayangkara di Provinsi Lampung tersebut mendatangi dua pasar di tengah teriknya matahari. 

Kapolda turun lapangan tanpa menggunakan pengawalan patwal. 

Baca Juga Harga Daging Sapi di Pasar Induk Kota Metro Masih Bertahan Rp130 Ribu per Kg

Tampak Kapolda berinteraksi dengan para pedagang secara intens. 

Pedagang pun menyambut baik kedatangan kapolda.

Dengan berseragam lengkap, kapolda menayakan harga cabai hingga daging ke pedagang.

Dari pengecekan bapokting di dua pasar tersebut mendapati harga daging naik sekitar Rp 5 ribu per kg. 

"Ada beberapa kenaikan yang menonjol Rp130 ribu menjadi Rp 135 ribu atau ada kenaikan Rp 5 ribu," ujar Irjen Pol Helfi Assegaf saat diwawancarai di Pasar Pasir Gintung, Rabu (11/3/2026). 

"Lalu Minyakita itu yang menjual di atas HET itu reseller, kalau menerima langsung distributor tetap standar Rp 14.500," terusnya.

"Alhamdulillah ketersediaan bapokting ada kenaikan sedikit seperti seribu rupiah beberapa bahan pokok, diantaranya minyak goreng," kata Helfi.

Komoditas telur, cabai dan kemudian bawang putih tak terlalu tinggi.

"Dengan setok cukup dipastikan harga juga masih stabil tak ada kenaikan wilayah Lampung," ucapnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved