Berita Lampung
Tangis Histeris Karyawan UUD Pembina PMI Lampung, dr Tjahjo Dicopot Mendadak
Kabar pergantian pucuk pimpinan itu datang layaknya petir di siang bolong, menyusup melalui pesan singkat pada malam sebelumnya.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Suasana langit di atas Jalan Sam Ratulangi, Bandar Lampung tampak seperti biasa Senin (16/3/2026) siang.
Namun, di dalam gedung Unit Donor Darah (UDD) Pembina PMI Provinsi Lampung, sebuah badai emosi sedang berkecamuk hebat hingga meruntuhkan ketenangan yang biasanya terjaga.
Gedung yang menjadi urat nadi kemanusiaan di Lampung ini mendadak pecah isak tangis yang memilukan.
Puluhan karyawan tak kuasa membendung air mata saat sosok yang mereka anggap sebagai pelindung, dr. Mars Dwi Tjahjo, harus menanggalkan jabatannya secara mendadak.
Kabar pergantian pucuk pimpinan itu datang layaknya petir di siang bolong, menyusup melalui pesan singkat pada malam sebelumnya.
Baca Juga Dilantik Jusuf Kalla, Purnama Wulan Sari Resmi Jabat Ketua PMI Lampung Periode 2025-2030
Tak ada diskusi, tak ada tanda-tanda, hanya sebuah instruksi untuk berkumpul yang berujung pada pengumuman pemberhentian.
"Mendadak sekali. Baru semalam dikabari semua disuruh kumpul hari ini. Ternyata pas kumpul, tiba-tiba sudah ada pengumuman itu," ujar salah seorang karyawan yang enggan disebutkan identitasnya.
Kekecewaan para staf semakin menebal karena prosesi serah terima jabatan (sertijab) kepada penggantinya, dr. Zam, dilakukan secara tertutup di aula lantai dua.
Bahkan, sang pengganti disebut langsung datang dengan membawa Surat Keputusan (SK) di tangannya.
"Yang menyerahkan SK bukan ketua PMI, tapi wakilnya," Imbuhnya.
Puncak kepedihan terjadi saat dr Tjahjo melangkah turun ke lobi gedung usai menyerahkan tongkat estafet kepemimpinannya.
Di sana, barisan pegawai telah menunggu dengan mata sembab dan raut wajah penuh ketidakrelaan.
Dengan suara rendah yang penuh keikhlasan, dr Tjahjo berpamitan kepada staf yang telah membersamainya sejak beberapa tahun belakangan
Beliau menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf, sebuah kalimat sederhana yang justru memicu ledakan emosi di area lobi.
| Anggota DPR RI Ruby Chairani Pastikan Cadangan Beras Aman Usai Tinjau Gudang Bulog Garuntang |
|
|---|
| Kadisdikbud Lampung Berharap Sistem Penerimaan Siswa Berbasis Domisili Dievaluasi |
|
|---|
| Sekdaprov Marindo Imbau Orang Tua Tak Cari jalan Pintas dalam Proses SPMB |
|
|---|
| Bagas Hafiizh Athari, Siswa SMP Quran Darul Fattah Konsisten Ukir Prestasi di Bidang Fisika |
|
|---|
| Sekdaprov Lampung Tegaskan SPMB 2026 Bersih dan Transparan, 'No Titip, No Jastip' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Suasana-kantor-UUD-Pembina-PMI-Lampung.jpg)