Berita Lampung
Pria Akhiri Hidup di Teras Rumah Pringsewu, Polisi Dalami Motifnya
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Polisi masih mendalami motif S (34), warga Kelurahan Pringsewu Utara, yang mengakhiri hidup di teras samping rumah pada Selasa (17/3/2026) sore.
- Dugaan sementara mengarah pada persoalan pribadi yang tengah dialami korban.
- Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, menyebut ada indikasi masalah pribadi, termasuk kemungkinan terkait utang-piutang.
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Polisi masih mendalami motif pria berinisial S (34), warga Kelurahan Pringsewu Utara, mengakhiri hidupnya di teras samping sebuah rumah pada Selasa (17/3/2026) sore.
Dugaan sementara mengarah pada persoalan pribadi yang tengah dialami korban.
"Ada indikasi masalah pribadi, termasuk kemungkinan terkait masalah utang piutang," kata Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora pada Rabu (19/3/2026).
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi.
AKP Ramon Zamora mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh tunangannya sendiri, saksi T (23), sekitar pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi T, korban diketahui sudah menginap di rumahnya selama tiga hari terakhir.
Sebelum kejadian, saksi sempat meninggalkan korban yang sedang tidur di kamar untuk menghadiri acara keluarga di Gadingrejo.
Pada pukul 10.00 WIB, saksi masih sempat berkomunikasi dengan korban melalui pesan WhatsApp. Namun, tak lama kemudian pesan-pesan selanjutnya tidak lagi dibalas.
Lalu, pukul 13.00 WIB, sepulang dari acara keluarga, saksi mencari korban di kamar namun hasilnya nihil. Ia sempat mencari ke tempat-tempat yang biasa didatangi korban hingga mendatangi rumah keluarga S.
Selanjutnya, pukul 16.00 WIB, setelah melakukan pencarian bersama adik korban, saksi kembali menyisir area sekitar rumah.
Saat itulah, mereka menemukan S sudah dalam kondisi tidak bernyawa tergantung di teras samping rumah.
Melihat kejadian tersebut, saksi spontan berteriak meminta pertolongan warga. Pihak kelurahan segera melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pringsewu Kota.
Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu bersama tenaga medis dari Puskesmas Rejosari langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan fisik.
"Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra, Rabu (19/3/2026).
Petugas medis menyatakan ciri-ciri fisik korban mengarah kuat pada dugaan bunuh diri. Berdasarkan kondisi kaku mayat, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)
| Pimpin Apel di RSUD Bandar Negara Husada, Wagub Minta Nakes Tingkatkan Profesionalisme |
|
|---|
| Apel Sabuk Kamtibmas di Metro, Tekankan Sinergi Hadapi Potensi Gangguan Keamanan |
|
|---|
| Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Tewas Diamuk Massa, Satu Lagi Kritis |
|
|---|
| Kejati Lampung Sebut Arinal Djunaidi Berperan Aktif dalam Korupsi PT LEB |
|
|---|
| Strategi Pemprov Lampung Antisipasi Kegagalan Produksi Pertanian Imbas El Nino Godzilla |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/JASAD-TKP-warga-Kabupaten-Pringsewu-digegerkan.jpg)