Mudik Lebaran

Mudik Lebaran, Tim PSC RSUDAM Lampung Siagakan 15 Unit Ambulans 

tim Public Safety Center (PSC), RSUDAM menargetkan waktu respons cepat: maksimal 15 menit sejak laporan diterima hingga penjemputan pasien.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
15 AMBULANS - Direktur Utama RSUDAM dr Imam Ghozali saat diwawancarai Tribun Lampung, Rabu (18/3/2026). Mudik Lebaran, Tim PSC RSUDAM Lampung Siagakan 15 Unit Ambulans  

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung Di tengah lonjakan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung tak hanya bersiaga di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), tetapi juga “menjemput bola” demi menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Melalui tim Public Safety Center (PSC), RSUDAM menargetkan waktu respons cepat: maksimal 15 menit sejak laporan diterima hingga penjemputan pasien dilakukan.

Direktur Utama RSUDAM, dr. Imam Ghozali, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan angka kematian dan risiko kecacatan permanen akibat kecelakaan selama musim mudik.

“Setiap menit sangat berharga dalam penanganan korban kecelakaan. Karena itu, kami pastikan tim bergerak cepat untuk menjemput pasien dan langsung membawanya ke RSUDAM,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, strategi ini dirancang khusus untuk mengantisipasi tingginya mobilitas pemudik, terutama yang melintasi wilayah Kota Bandar Lampung.

Meski saat ini jangkauan layanan PSC masih terbatas di wilayah kota, RSUDAM memastikan seluruh sistem sudah disiapkan secara maksimal, mulai dari armada hingga tenaga medis.

Sebanyak 15 unit ambulans disiagakan, termasuk ambulans dengan fasilitas mini ICU untuk penanganan pasien kritis di perjalanan.

Di sisi lain, RSUDAM juga memperkuat layanan di IGD dengan menempatkan dua dokter, dua residen, serta 9 hingga 12 perawat yang berjaga secara bergantian selama libur Lebaran.

Tak hanya itu, tim trauma yang melibatkan dokter spesialis bedah ortopedi konsultan juga disiapkan untuk menangani kasus-kasus berat akibat kecelakaan.

Imam berharap kesiapan ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Kami ingin pemudik merasa lebih tenang. Tapi tentu yang utama tetap keselamatan di jalan. Semoga semua bisa sampai tujuan dengan selamat,” pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra ) 

 
 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved