Mudik Lebaran

Jelang Lebaran, Deretan Ruko di Pasar Tengah Tutup Lebih Awal

Deretan ruko yang biasanya ramai dipadati pembeli kini satu per satu terlihat tutup lebih awal.

Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini
TUTUP LEBIH AWAL - Deretan ruko di pasar tengah Jalan Padang Bandar Lampung yang tutup lebih awal jelang lebaran, Kamis (19/3/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana di Pasar Tengah tampak sepi pada Kamis (19/3/2026).

Deretan ruko yang biasanya ramai dipadati pembeli kini satu per satu terlihat tutup lebih awal.

Fenomena ini tidak hanya dipengaruhi oleh menurunnya daya beli masyarakat, tetapi soal ketidakpastian penetapan hari Lebaran yang membuat para pedagang kebingungan menentukan waktu operasional.

Putri Wahyuni salah satu pedagang peci di Pasar Tengah mengungkapkan bahwa sebagian besar toko sudah mulai tutup sejak beberapa hari lalu dan diperkirakan akan libur hingga dua hingga tiga minggu kedepan.

“Toko-toko besar itu sudah tutup dari kemarin, biasanya sampai dua mingguan,” ujarnya Kamis (19/3/2026).

Menurut Putri, puncak penjualan justru terjadi sekitar satu minggu sebelum Lebaran

Pada periode tersebut, pembeli membludak untuk membeli berbagai kebutuhan, terutama produk fashion seperti peci, baju, sandal, dan perlengkapan lebaran lainnya. 

Namun, setelah melewati masa puncak tersebut, pasar langsung mengalami penurunan aktivitas.

“Ramainya itu seminggu sebelum Lebaran. Habis itu mulai sepi, dan hari ini sudah terasa sekali sepinya,” jelasnya.

Meski sebagian besar pedagang telah menutup tokonya, Putri mengaku masih bertahan berjualan hingga hari terakhir menjelang Lebaran

Namun, keputusan tersebut tidak lepas dari kebingungan akibat belum pastinya penetapan hari raya.

“Bingung juga, karena Lebarannya masih simpang siur. Katanya nunggu sidang isbat malam ini. Kalau ternyata besok Lebaran, ya mau tidak mau harus tutup juga,” katanya.

Di sisi lain, Putri juga mengungkapkan bahwa penjualan tahun ini cenderung menurun dibandingkan Ramadan sebelumnya. 

Ia menilai adanya trend belanja online menjadi salah satu faktor utama penurunan penjualan di Pasar Tengah.

“Ramadan sekarang tidak seramai tahun kemarin. Sekarang orang banyak yang belanja online, itu sangat mempengaruhi penjualan di sini,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved