Mudik Lebaran
H+6 Lebaran, Pelabuhan Bakauheni Masih Dipadati Kendaraan
Antrean kendaraan dari berbagai jenis, terutama mobil pribadi, terlihat memenuhi area kantong parkir Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, masih menunjukkan kepadatan signifikan, Jumat (27/3/2026) petang.
Antrean kendaraan dari berbagai jenis, terutama mobil pribadi, terlihat memenuhi area kantong parkir Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni.
Sejumlah kendaraan terlihat membawa barang bawaan di atas atap, menandakan pemudik yang akan kembali ke Pulau Jawa.
Antrean mobil tersusun rapi dengan pembatas jalan berupa kerucut lalu lintas dan barikade kuning-hitam, membentuk lebih dari 10 lajur penuh.
Latar belakang menampilkan Menara Siger dan pintu masuk dermaga Bakauheni, menegaskan kondisi padatnya arus kendaraan.
Sementara di dermaga eksekutif, penumpang pejalan kaki tetap padat meskipun suasana lebih nyaman.
Ruang tunggu dan koridor menuju garbarata dipenuhi pemudik yang memilih fasilitas ber-AC dan layanan lebih cepat.
Aktivitas di area food court dan pusat perbelanjaan juga meningkat, menandai momen istirahat sebelum penumpang menyeberang ke Pulau Jawa.
Petugas pelabuhan terus memantau arus penumpang dan kendaraan untuk memastikan kelancaran proses boarding.
Antisipasi terhadap kemacetan tetap dilakukan mengingat volume kendaraan dan penumpang yang tinggi di periode H+5 Lebaran.
Sementara itu, arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, terus menunjukkan peningkatan hingga memasuki H+5 Lebaran, Jumat (27/3/2026).
Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, tercatat sebanyak 134.067 kendaraan telah menyeberang dari Sumatera menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22-27 Maret 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes N Dedy Arifianto menyampaikan, jumlah tersebut setara dengan 63 persen dari total arus mudik sebelumnya yang mencapai 213.940 kendaraan dari Pulau Jawa ke Sumatera pada periode 13-21 Maret 2026.
Menurut dia, arus balik masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan, karena belum seluruh pemudik kembali ke Pulau Jawa.
"Dari total kendaraan yang mudik sebanyak 213.940 unit, hingga saat ini yang sudah kembali sebanyak 134.067 unit atau sekitar 63 persen," ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Kendaraan yang telah menyeberang didominasi oleh kendaraan roda empat sebanyak 67.041 unit, disusul kendaraan roda dua 60.561 unit. Sementara itu, bus tercatat sebanyak 2.688 unit dan truk 3.777 unit.
Selain kendaraan, tercatat sebanyak 518.923 orang telah kembali ke Pulau Jawa. Terdiri dari 50.687 penumpang pejalan kaki dan 468.236 penumpang yang berada di dalam kendaraan.
Untuk mendukung kelancaran arus balik, sebanyak 220 kapal dioperasikan dengan total 749 trip penyeberangan selama periode tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur waktu perjalanan dan memanfaatkan informasi resmi guna menghindari kepadatan di pelabuhan.
Arus balik diprediksi masih akan mengalami peningkatan, terutama pada akhir pekan, seiring berakhirnya masa libur Lebaran 2026.
103 Ribu Penumpang
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada H+4 atau Rabu (26/3/2026), jumlah trip kapal yang beroperasi tercatat sebanyak 169 trip.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba menyebutkan, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 103.325 orang.
"Angka ini turun 20,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 129.853 orang," ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Penurunan juga terjadi pada kendaraan roda dua yang hanya mencapai 10.366 unit atau turun 41,2 persen dari tahun lalu sebanyak 17.635 unit.
Sementara kendaraan roda empat tercatat 13.541 unit, turun 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 16.623 unit.
Namun demikian, lonjakan justru terjadi pada kendaraan logistik dan angkutan umum. Total truk yang menyeberang mencapai 2.288 unit atau naik signifikan sebesar 84,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.240 unit.
Begitu pula bus meningkat menjadi 696 unit atau naik 49 persen dari 467 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+4 tercatat 26.891 unit atau turun 25,2 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 35.965 unit.
Meski terjadi penurunan harian, secara kumulatif arus penyeberangan dari H-10 hingga H+4 justru mengalami peningkatan.
Total penumpang tercatat mencapai 936.670 orang atau naik 12,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 831.684 orang.
Sementara total kendaraan mencapai 255.480 unit atau naik 17,2 persen dari 192.431 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Arus ke Sumatera Meningkat
Sementara itu, arus penyeberangan dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara menunjukkan tren berbeda.
Pada periode yang sama, jumlah trip kapal tercatat sebanyak 144 trip. Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 53.848 orang atau naik 4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 51.790 orang.
Untuk kendaraan, roda dua tercatat 1.813 unit atau relatif stabil dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.816 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.694 unit atau turun tipis 3,7 persen dari 6.954 unit.
Di sisi lain, kendaraan logistik kembali mengalami kenaikan. Total truk mencapai 1.780 unit atau naik 70 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.047 unit. Bus juga meningkat menjadi 658 unit atau naik 12,5 persen dari 585 unit.
Total kendaraan dari Jawa ke Sumatera pada H+4 mencapai 10.945 unit atau naik 5,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 10.402 unit.
Secara kumulatif dari H-10 hingga H+4, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.149.410 orang atau naik 3,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.113.717 orang.
Sementara total kendaraan mencapai 295.291 unit atau naik 6,9 persen dari 276.276 unit.
Kondisi ini menunjukkan arus balik Lebaran 2026 di lintasan Merak–Bakauheni mulai melandai dari Sumatera ke Jawa, namun masih mengalami peningkatan dari arah sebaliknya, terutama pada kendaraan logistik dan angkutan umum.
(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Antrean-kendaraan-pribadi-di-Dermaga-Eksekutif-Pelabuhan-Bakauheni.jpg)