Berita Lampung
Hampir Tembus Target, Pendapatan Pesawaran 2025 Capai Rp1,2 Triliun
Pemkab Pesawaran mencatat realisasi PAD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1,204 triliun atau mencapai 90,21 persen dari target Rp1,334 T
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Pemkab Pesawaran mencatat pendapatan 2025 Rp1,204 triliun (90,21 persen target). PAD Rp116,84 miliar, transfer Rp1,085 triliun.
- Belanja Rp1,198 triliun (89,34 persen ). Defisit Rp6,23 miliar tertutup pembiayaan, SILPA Rp13,28 miliar.
- Capaian disampaikan Bupati Nanda dalam LKPJ di DPRD sebagai bentuk akuntabilitas dan evaluasi kinerja pemerintah daerah.
Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran mencatat realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1,204 triliun atau mencapai 90,21 persen dari target Rp1,334 triliun.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran saat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di GSG Pemkab Pesawaran, Senin (30/3/2026).
Dalam pemaparannya, Nanda menjelaskan bahwa realisasi pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp116,84 miliar atau 66,45 persen dari target, serta pendapatan transfer sebesar Rp1,085 triliun atau 94,44 persen dari target.
Ia menegaskan, realisasi pendapatan daerah menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam kemampuan membiayai pembangunan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Nanda menjelaskan bahwa LKPJ merupakan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran yang disampaikan kepada DPRD sebagai bentuk akuntabilitas, sekaligus sarana pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.
“LKPJ ini memuat gambaran capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat selama Tahun Anggaran 2025,” ujarnya.
Selain pendapatan, laporan tersebut juga memuat realisasi belanja daerah Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp1,198 triliun atau 89,34 persen dari target sebesar Rp1,340 triliun. Belanja tersebut dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer.
Pada sektor pembiayaan daerah, tercatat defisit sebesar Rp6,23 miliar.
Namun, defisit tersebut dapat ditutupi melalui pembiayaan daerah sehingga menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 sebesar Rp13,28 miliar.
Nanda menyebutkan, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pesawaran.
Di akhir penyampaiannya, ia berharap DPRD dapat memberikan saran, masukan, serta koreksi guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Pesawaran, atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan pembangunan daerah,” tutupnya.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten, kepala perangkat daerah, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)
| Pangdam Kristomei Ucap Belasungkawa untuk Praka Farizal yang Gugur di Lebanon |
|
|---|
| PT KAI Melaporkan Kelompok yang Blokade Jalur Kereta Api ke Polresta Bandar Lampung |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Selasa 31 Maret 2026, Waspadai Hujan Petir di 4 Wilayah Ini |
|
|---|
| Warga Minta KAI Pasang Palang Perlintasan, Buntut Blokade Rel di Bandar Lampung |
|
|---|
| Dramatis, Buaya Muara 3 Meter Dievakuasi dari Jaring Nelayan di Bandar Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/SAMPAIKAN-LKPJ-Bupati-Pesawaran-Nanda-Indira-Bastian.jpg)